Breaking News:

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

Kesaksian Anak Buah Kontraktor Modus NA Minta Uang Operasional ke Pengusaha Melalui Ajudan

Saksi dalam lanjutan sidang dengan terdakwan Nurdin Abdullah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar sampaikan aliran uang gratifikasi.

Editor: Muh Hasim Arfah
tribun-timur.com
Nurdin Abdullah bersama ajudannya, Samsul Bahri (kanan) saat hari terakhir menjadi bupati bantaeng Senin (13/8/2018). 

TRIBUN-TIMUR.COM- Seorang saksi dalam perkara gratifikasi Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah mengakui menyerahkan uang tunai Rp2,2 miliar melalui ajudan, Syamsul Bahri.

Hal itu dia sampaikan dalam lanjutan sidang dengan terdakwan Nurdin Abdullah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar, Rabu (29/9/2021).

Saksi itu adalah anak buah kontraktor Fery Tanriadi, Yusman Yusuf.

Yusman Yusuf mengakui pernah diperintahakan Ferry untuk menyerahkan uang Rp2,2 miliar kepada ajudan Nurdin Abdullah, Syamsul Bahri.

Yusman menceritakan peristiwa itu pertengahan Februari 2021.

Syamsul Bahri datang malam hari sekitar pukul 23.00 wita di rumah Fery Tanriadi, Jalan Boulevard Makassar.

Baca juga: Enam Saksi Hadir dalam Agenda Sidang Gubernur Sulsel Nonaktif Nurdin Abdullah, ini Daftarnya

Saat itu, Yusman kebetulan bermalam di rumah Fery Tanriadi sehingga dia yang menerima langsung Syamsul.

Syamsul Bahri memperkenalkan diri sebagai orang suruhan dari Nurdin Abdullah.

Syamsul pun ingin bertemu dengan Fery Tanriadi.

"Terus saya panggil Pak Fery di kamarnya menyampaikan bahwa ada Pak Syamsul. Katanya mau ketemu. Dari orangnya Pak Gubernur," kata Yusman.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved