Breaking News:

Tribun Sinjai

Pencatut Nama Kapolsek Sinjai Borong Peras Keluarga Perusak Tahura Rp 5 Juta

Oknum tersebut menyampaikan bahwa kasus Hammide bisa dihentikan jika ia membayar polisi.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Imam Dusun Jeppara, Dusun Jeppara, Desa Batu Belerang, Kecamatan Sinjai Borong, Rustam bin Gudan (55). 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Nama Kapolsek Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan Iptu Sasmito dicatut penipu.

Penipu yang mengatasnamakan kapolsek meminta uang kepada imam Dusun Jeppara, Dusun Jeppara, Desa Batu Belerang, Kecamatan Sinjai Borong bernama Rustam bin Gudan (55).

Rustam dimintai uang sebesar Rp 5 juta.

"Nama saya dicatut oleh oknum warga dengan memintai keluarga tersangka pengerusakan Tahura Abd Latief sebesar Rp 5 juta," kata Kapolsek Sinjai Borong, Iptu Sasmito kepada TribunSinjai.com, Rabu (29/9/2021).

Diungkapkan, peristiwa pencatutan tersebut terjadi pada Selasa (28/9/2021) pukul 14.37 Wita.

Penipu yang mengaku sebagai kapolsek Sinjai Borong saat itu menghubungi salah seorang keluarga tersangka perusakan Tahura Abd Latief bernama Rustam bin Gudan dengan nomor 081286952899.

Oknum tersebut menyampaikan bahwa kasus Hammide (pelaku perusakan Tahura Abd Latief) bisa dihentikan jika ia membayar polisi.

Uang yang diminta oknum yang mengaku Sasmito sebesar Rp 5 juta.

"Jadi oknum yang mengaku kapolsek menyampaikan ke Rustam bahwa kasus Hammide tidak diproses jika sanggupi bayar Rp 5 juta. Dana itu untuk dihadapkan ke Pak Kapolres," katanya.

Namun korban, yakni Rustam hanya dapat menyanggupinya sebanyak Rp 3 juta.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved