Breaking News:

Tribun Wajo

Tak Perlu ke Kantor DPMPTSP, Urus IMB dan NIB di Wajo Sudah Bisa Dilakukan di Kantor Kecamatan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo mulai melakukan pelayanan terpadu ditingkat kecamatan.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Bupati Wajo, Amran Mahmud. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo mulai melakukan pelayanan terpadu ditingkat kecamatan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Wajo, Andi Manussa mengatakan, Pemkab Wajo kini mempermudah masyarakat yang ingin menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

NIB untuk usaha mikro dan penerbitan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tingkat tertentu.

"Layanan DPMPTSP yang bisa dilayani di tingkat kecamatan yaitu penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk usaha mikro," ujar Andi Manussa, Selasa (28/9/2021).

Selain itu, juga bisa penerbitan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk tingkatan tertentu.

Untuk membantu kelancaran pelayanan ini, pihaknya merekrut admin dan duta kecamatan.

Admin membantu pada penginputan aplikasi, sementara duta kecamatan membantu membimbing dan mengarahkan masyarakat.

Andi Manussa menyebutkan, untuk layanan NIB bagi usaha mikro itu mesti didaftar melalui Online Submission System (OSS).

"Apalagi sudah diupgrade ke versi terbaru berbasis risiko yang di-launching oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Ini mempermudah masyarakat untuk investasi dan mendaftarkan usahanya," katanya.

Sedangkan untuk IMB pada tingkatan tertentu bisa didaftarkan melalui Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung.

"Terkadang kalau aplikasi maintenance biasanya admin kecamatan yang mengambil formulirnya di kantor dan membantu masyarakat mengisi serta melengkapi data yang dibutuhkan," kata mantan Camat Tanasitolo itu.

Andi Manussa berharap, program PATEN ini bisa mempermudah masyarakat dalam mendapatkan layanan yang dibutuhkan sesuai ketentuan.

"Apalagi admin dan duta kecamatan kita sudah dibekali dengan pelatihan sebelumnya," katanya.

Bupati Wajo, Amran Mahmud pun berharap, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bisa mendekatkan pelayanannya ke masyarakat.

"Dengan PATEN, beberapa layanan yang biasanya harus diselesaikan pada organisasi perangkat daerah (OPD) di ibu kota kabupaten, kini bisa diselesaikan cukup di kantor kecamatan," katanya.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved