Breaking News:

Gorengan

Suka Makan Gorengan? Simak 9 Bahaya yang Mengintai Jika Terlalu Sering Makan Gorengan

Rasanya yang gurih membuat banyak orang ketagihan untuk terus mengunyah makanan yang satu ini.

Editor: Muh. Irham
warta kota
ilustrasi gorengan 

TRIBUN-TIMUR.COM - Dimana-mana gorengan adalah makanan favorit banyak orang. Rasanya yang gurih membuat banyak orang ketagihan untuk terus mengunyah makanan yang satu ini.

Akan tetapi, perlu Anda ketahui bahwa ada risiko jika kita sering makan gorengan. Apa saja, ya?

Sebelum Anda makin tergiur dan malah mengonsumsi gorengan dalam jumlah banyak, coba pertimbangan dulu beragam efek buruk di balik makanan ini. Simak daftarnya di bawah ini.

1. Kualitas minyak tidak selalu bagus

Tidak semua gorengan selalu dimasak dengan minyak baru atau yang belum pernah dipakai sebelumnya. Tanpa disadari, Anda bahkan mungkin pernah atau sering mengonsumsi gorengan dengan minyak jelantah yang sudah dipakai berulang kali.

Tiap jenis minyak goreng memiliki suhu maksimum yang membuatnya menghasilkan asap saat dipanaskan (smoke point). Minyak goreng yang berkali-kali melewati smoke point-nya memiliki ciri khas kentara, yakni warnanya cokelat kehitaman.

2. Minyak yang rusak bisa membentuk radikal bebas

Ketika telah mencapai smoke point, kualitas minyak biasanya sudah rusak sehingga gorengan tidak lagi baik untuk Anda makan. Semakin sering suatu minyak digunakan, semakin mudah pula minyak tersebut menguap dan menjadi rusak.

3. Menambah asupan lemak trans

Ada dua jenis lemak trans. Pertama, lemak trans alami yang hadir dalam jumlah sedikit dalam makanan, seperti daging dan produk-produk susu. Kedua, lemak trans buatan dari lemak jenuh ketika makanan dimasak dengan suhu tinggi.

Proses ini akan mengubah struktur kimia lemak yang mengakibatkan lebih sulit dicerna. Alhasil, timbul berbagai efek buruk akibat kandungan lemak trans, seperti meningkatnya risiko penyakit jantung, kanker, diabetes melitus tipe 2, dan obesitas.

Meski begitu, bahaya biasanya berkaitan dengan lemak trans yang Anda dapatkan dari makan gorengan dan bukan makanan alami.

Sejauh ini, belum ada bukti bahwa lemak trans alami pada makanan dapat menimbulkan efek buruk bagi kesehatan.

4. Meningkatkan asupan lemak secara drastis

Rasa gurih pada gorengan yang Anda makan biasanya berasal dari tepung bumbu yang digunakan. Namun, tahukah Anda kalau tepung bisa menyumbang lemak dalam jumlah banyak ke dalam gorengan?

Tepung bersifat menyerap minyak sehingga gorengan bertepung cenderung mengandung banyak lemak.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved