Breaking News:

Sidang Nurdin Abdullah

Haji Momo Sebut Nama Iqbal Fachruddin, Ini Kata Penasehat Hukum Nurdin Abdullah

Haji Momo dimintai keterangannya terkait pemberian uang senilai Rp 1 miliar kepada mantan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Sulsel

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD FADHLY ALI
Penasehat Hukum Nurdin Abdullah, Arman Hanis dan Tim Pengacaranya 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengusaha Nuwardi Bin Pakki alias Haji Momo menjadi saksi dalam persidangan Gubernur Sulsel (diberhentikan sementara) Nurdin Abdullah (NA) dan Mantan Sekdis PUTR Edy Rahmat (ER) di Pengadilan Negeri (PN) Makassar Jl Kartini, Rabu (22/9/2021) malam

Haji Momo dimintai keterangannya terkait pemberian uang senilai Rp1 miliar kepada mantan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Sulsel, Sari Pudjiastuti (SP).

Dan 200 ribu Dollar Singapura kepada mantan Ajudan NA, Syamsul Bahri (SB) melalui permintaan ipar NA

Secara runut, saksi Haji Momo menjelaskan, uang senilai Rp1 miliar diberikan atas permintaan SP.

Mereka bertemu di basement Hotel Claro dan SP beralasan uang tersebut akan diberikan ke Nurdin Abdullah (NA).

"Ketemu di mobil dan Sari menyampaikan tolong bantu bapak Rp 1 miliar," jelas H Momo menirukan perkaat SP waktu itu.

Saksi Haji Momo pun menyanggupi permintaan Sari tanpa melakukan konfirmasi ke Nurdin Abdullah

Kemudian, orang kepercayaan H Momo yakni AM Parakkassi Abidin lah yang langsung memberikan uang ke SP sesuai permintaan.

Keterangan saksi AM Parakkasi Abidin alias Boy menerangkan, jika dirinya bertemu dengan Sari Pudjiastuti di Asyira Homestay milik H Momo yang terletak di Jl Urip Sumohardjo. Uang senilai Rp 1 M disimpan dalam kardus dan masukkan ke mobil SP.

"Saya persiapkan uang Rp 1 M itu dari kas perusahaan. Saya ambil cash Rp 1 M dalam bentuk rupiah saya packing dalam kardus pecahan Rp100 ribu," beber Boy.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved