Gibran Rakabuming

Pernah Bilang Urusan Jakarta Nanti Kini Gibran Rakabuming Masuk Bursa Gubernur DKI Jakarta 2024

Saat ini lembaga survei kembali memasukkan nama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka sebagai kandidat gubernur pada Pilgub DKI Jakarta 2024.

Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun Solo
Wali Kota Solo, Jawa Tengah Gibran Rakabuming 

TRIBUN-TIMUR.COM-  Selama ini Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka disebut-sebut akan maju bertarung di Pilgub DKI Jakarta 2024 mendatang.

Bahkan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah menyatakan siap untuk mendukung Gibran di Pilkada DKI Jakarta 2024.

Pernyataan ini sudah keluar langsung dari Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar awal tahun 2021,

Tapi, kala itu, Gibran justru belum tertarik membahas masalah tersebut.

Sebab, ia baru saja terpilih menjadi Wali Kota Solo dan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

"Saya nyelesaiin yang di Solo dulu. Urusan DKI ya nanti aja. Ngurus yang di Solo dulu aja," kata Gibran dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Momentum Kala Gibran Rakabuming Tak Diajak Berbincang dan Tunduk di Depan Presiden Joko Widodo

Sementara itu, Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin mengaku siap mendukung Gibran menjadi calon Gubernur DKI Jakarta.

Namun demikian, ia berharap putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut dapat menyelesaikan tugasnya di Solo dengan baik.

"Makanya sukses dulu Solo nanti bisa ke mana pun. Insya Allah lah. Mas Gibran ini pemimpin masa depan yang sukses di Solo akan membawa kemajuan di mana-mana. Siap, pasti siap (mendukung)," kata Cak Imin.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut dirinya juga menitipkan sejumlah pesan kepada Gibran. Salah satunya NU dan PKB di Solo.

"Kita menitipkan NU dan PKB di sini supaya tumbuh dan kedua ingin Mas Gibran menjadi wali kota yang teladan bagi seluruh pimpinan daerah di Tanah Air," kata Cak Imin.

Sebelumnya, Jakarta Research Center (JRC) memetakan para pejabat yang berpotensi mencalonkan diri di Pilkada DKI 2024.

Baca juga: Gibran Rakabuming Tantang Seniman Mural Soroti Pemerintah Solo Datang ke Depan Wajahnya

Tiga sosok yang berpeluang bersaing untuk posisi calon gubernur adalah: Menteri Sosial Tri Rismaharini (35,5 persen), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (28 persen) dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria atau Ariza (10,6 persen).

Selain tiga nama itu, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menduduki posisi keempat dengan elektabilitas turun dari 7,8 persen menjadi 5,6 persen. Adapun, Menteri Pariwisata Sandiaga Uno menduduki posisi kelima juga turun dari 4,9 persen menjadi 3,1 persen.

Nama lain yang masuk dalam bursa cagub DKI Jakarta, yakni politisi muda Partai Solidaritas Indonesia Tsamara Amany Alatas (1,8 persen), Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (1,5 persen), Wali Kota Bogor Bima Arya (1,3 persen) serta Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (1,3 persen).

Selanjutnya, anggota DPR dari NasDem Ahmad Sahroni (1,0 persen), politisi Betawi Abraham Lunggana atau Haji Lulung (0,8 persen), komedian dan politisi PAN Eko Patrio (0,5 persen) serta mantan politisi PKS yang kini memimpin Partai Gelora, Triwisaksana (0,3 persen).

JRC menggelar survei secara tatap muka kepada 800 responden mewakili seluruh wilayah di DKI Jakarta dengan metode survei (multistage random sampling), memiliki "margin of error" sebesar 3,4 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen pada 7-14 September 2021.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved