Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pembunuhan Ibu & Anak di Subang

Warga Sumpahi Pembunuh Tuti & Amalia Hidup Sengsara, Yoris: Demi Allah & Rasul, Harus Dihukum Mati!

Aksi Yoris, kakak Amalia Mustika Ratu di tengah gelaran doa bersama untuk kematian Tuti dan Amalia di Subang mendadak jadi sorotan

Tayang:
Editor: Ilham Arsyam
kolase Youtube Heri Susanto/TribunJabar
Warga Subang doakan pembunuh Tuti hidupnya sengsara, Yoris menjerit histeris sambil bersumpah 

Tangisan Yoris pun tidak bisa dibendung saat selesai melakukan doa bersama tersebut.

Namun tangisan Yoris berubah jadi jeritan begitu imam membacakan beberapa doa.

Banyak jamaah yang merupakan warga Subang ini menangis histeris saat ikut melantunkan doa tersebut.

Dalam doa, imam melantunkan doa agar pelaku pembunuhan Tuti dan Amalia hidupnya sengsara dan tidak tenang jika masih belum tertangkap polisi.

"Ya Allah ya Tuhan Kami, berilah keresahan pada para pelaku pembunuhan. Yang menjadikan mereka tidak peroleh ketenangan.

Jadikan mereka tidak bisa menghirup udara siang dan malam, Ya Allah," ucap sang imam.

"Aamiiin," jawab jamaah kompak.

Tak hanya itu, sang imam juga berdoa agar polisi bisa mengungkap pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Bahkan, sang imam berdoa agar pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang segera ditangkap polisi dan tidak berusaha kabur lagi.

"Sempitkan gerak mereka ya Allah. Sempitkan urusan mereka ya Allah. Karenanya ya Allah, mudahkan penyidik kepolisian menyingkap masalah ini, ya Allah.

Beri kekuatan kepada aparat biar bisa buka tabir pembunuhan ini ya Allah. Tangkap pelaku sebenarnya ya Allah," papar sang imam sambil menangis.

"Aaamiin," imbuh jamaah, ada yang ikutan juga menangis.

Kemudian, imam pun berdoa agar pelaku pembunuhan hidupnya sengsara selama belum berhasil ditangkap polisi.

"Karenanya, hancurkan kekuatan mereka. Hancurkan ilmu-ilmu mereka Ya Allah. Runtuhkan semua apa yang mereka miliki. Agar mereka menerima balasan dari apa yang sudah mereka lakukan," ungkap sang imam.

"Ya allah ya Tuhan kami, kami lemah. Kami tidak kuasa, Kau Maha Kuasa," tambahnya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved