Tribun Politik
Nurdin Halid Sebut Erwin Aksa dan Andi Amran Sulaiman Potensial Jadi Calon Gubernur Sulsel
Dalam tiga tahun menuju Pilgub Sulsel 2024, ia mengatakan semua punya peluang diusung Partai Golkar.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Fungsionaris DPP Partai Golkar, Nurdin Halid mengatakan partai beringin rindang punya sejumlah figur potensial calon gubernur maupun calon wakil gubernur Sulawesi Selatan dalam tiga tahun menuju pilkada serentak 2024.
Figur-figur potensial itu kata Nurdin Halid berasal dari kepala daerah dua periode serta tokoh-tokoh nasional asal Sulsel.
Untuk kepala daerah dua periode, Nurdin Halid mencontohkan nama Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi, Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, serta Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.
"Ini semua kepala daerah dua periode pada daerah besar, artinya punya konstituen besar," kata Nurdin Halid kepada wartawan di Kedai Kopi Hai Hong, Jl Pelita, Kota Makassar, Kamis (9/9/2021).
Sementara dari tokoh nasional, Nurdin Halid menyebut nama fungsionaris DPP Erwin Aksa.
Nurdin Halid juga menyebut nama Andi Amran Sulaiman sebagai tokoh profesional.
Menurutnya Amran juga peluang dilirik Partai Golkar maju calon gubernur.
"Dari Jakarta itu Erwin Aksa, Andi Amran Sulaiman sebagai orang profesional, itu dilirik Golkar juga. Nah kemana Nurdin Halid tergantung tim ini," katanya.
Dalam tiga tahun menuju Pilgub Sulsel 2024, ia mengatakan semua punya peluang diusung Partai Golkar.
Menurutnya, ada empat indikator DPP Partai Golkar dalam mengusung calon gubernur.
Yaitu potensi konstituen yang besar, hasil survei, performa hingga kemampuan logistik. Empat indikator itu harus dipenuhi kader jika ingin diusung jadi calon gubernur pada pilkada serentak 2024.
Soal peluangnya maju, Nurdin Halid menunggu hasil kerja tim kecil bentukannya.
Nurdin Halid menugasi Farouk M Beta sebagai ketua tim didampingi Irwan Muin sekretaris tim mengukur loyalitas dan dukungan kader Golkar.
Tim kecil itu diberi dua tugas. Pertama mengukur keinginan dan solidaritas kader Golkar Sulsel peluang Nurdin Halid maju kembali calon Gubernur 2024.
"Tugas pertama itu tanyakan kepada kader Golkar Sulsel apakah Nurdin Halid masih perlu maju atau tidak, kalau kader katakan iya lanjut tugas kedua, tapi kalau kader katakan tidak, maka selesai tugas tim," kata Nurdin Halid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/nurdin-halid-mengumpulkan-tim-kecilnya-farouk-m-beta-kanan-dan-irwan-muin-kiri.jpg)