Breaking News:

Tribun Edukasi

Kenali Daerah yang Tepat Dipasangkan Kincir Angin

Salah satu lokasi yang bisa dipasangkan kincir angin ialah daratan terbuka dan lepas pantai.

Editor: Sudirman
sanovra/tribuntimur.com
Suasana PLTB Tolo 1 di kampung Pammessorang, Desa Maccini Baji, Kecamatan Batang, Jeneponto, Rabu (14/8/2019) sore. PLTB Tolo I memiliki kapasitas 72 MW yang dihasilkan dari 20 turbin, dengan kapasitas masing masing 3,6 MW. PLTB Tolo juga merupakan bagian dari Proyek Percepatan Pembangunan Pembangkit 35.000 MW. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Tidak semua daerah bisa dipasangkan kincir angin.

Salah satu lokasi yang bisa dipasangkan kincir angin ialah daratan terbuka dan lepas pantai.

Khusus di Sulsel, salah satu daerah yang memiliki kincir angin adalah Kabupaten Sidrap.

Kincir angin di Sidrap diresmikan langsung oleh Jokowi beberapa tahun lalu.

Dilansir dari National Geographic, di khatulistiwa Matahari menghangatkan air dan daratan lebih banyak daripada bagian bumi lainnya sehingga menyebabkan perbedaan tekanan atmosfer di bumi.

Hal tersebut membuat khatulistiwa memiliki tekanan udara yang lebih tinggi. Udara kemudian mengalir ke tempat dengan tekanan lebih rendah dan menghasilkan angin.

Energi angin kemudian digunakan untuk menggerakkan kincir dan turbin pembangkin listrik.

Namun apakah syarat lokasi dan kondisi yang tepat untuk kincir angin sehingga pembangkit listrik bisa bekerja secara maksimal?

Lokasi dan kondisi

Hal yang pertama harus dipertimbangkan untuk pembangunan kincir angin untuk pembangkit listrik adalah aliran udara atau angin.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved