Nelayan Hilang
Jenazah Abu Bakar Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Pannikiang Barru
Mayat korban ditemukan mengapung oleh nelayan, cukup jauh korban terbawa arus baru ditemukan oleh warga.
Penulis: Darullah | Editor: Hasriyani Latif

TRIBUNBARRU.COM, BARRU - Nelayan yang hilang di Pantai Matene, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan sejak dua hari ditemukan tak bernyawa, Rabu (8/9/2021).
Korban yang bernama Abu Bakar (71) itu ditemukan oleh nelayan di sekitar perairan Pelabuhan Garongkong dan Pulau Pannikiang, Kabupaten Barru.
Abu Bakar merupakan warga lingkungan Matene, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau, Barru.
Anggota TRC BPBD Barru, Parussengi yang turut melakukan pencarian mengatakan jarak antara TKP tenggelamnya korban dan TKP ditemukannya korban berkisar 10 kilometer.
"Mayat korban ditemukan mengapung oleh nelayan. Cukup jauh korban terbawa arus baru ditemukan oleh warga," katanya saat dikonfirmasi tribun-timur.com via telepon selular.
Setelah ditemukan, tim langsung mengevakuasi jenazah Abu Bakar dan membawanya ke rumah duka.
Kronologi
Diberitakan sebelumnya, seorang nelayan dikabarkan hilang di perairan Pantai Patene, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Selasa (7/9/2021).
Nelayan yang hilang tersebut diketahui bernama Abu Bakar (71).
Ia merupakan warga lingkungan Matene, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru.
Anak bungsu korban, Nur Aini menceritakan kronologi hilangnya Abu Bakar.
Pada Senin (6/9/2021) sekitar pukul 13.30 Wita, Abu Bakar pergi menjaring udang dan kepiting di perairan Pantai Matene.
Namun biasanya ia hanya melaut dua hingga tiga jam saja kemudian pulang untuk Salat Asar.
"Biasanya jam 3 atau jam 4, bapak sudah pulang untuk Salat Asar," ujarnya kepada tribun-timur.com.
"Tapi kemarin hingga malam tidak juga ada pulang," ungkapnya.