Tribun Komunitas
Tinjau Vaksinasi HIPMI Sulsel, Mardani Maming Sebut Ini Program Nasional
Vaksinasi diselenggarakan BPD HIPMI Sulsel selama dua hari, Senin-Selasa (23-24/8/2021).
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Mardani Maming hadir langsung meninjau vaksinasi massal di Golden Lily Ballroom, Hotel Four Points by Sheraton, Jl Andi Djemma No 130, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (23/8/2021).
Vaksinasi diselenggarakan BPD HIPMI Sulsel selama dua hari, Senin-Selasa (23-24/8/2021).
Di hari pertama, panita berhasil mendistribusikan 1.000 dosis vaksin. Para peserta sebelumnya sudah melakukan pendaftaran secara online.
Program akan dilanjutkan lagi pada hari berikutnya sebanyak 1.000 dosis vaksin.
Menurut Mardani Maming , program ini diselenggarakan HIPMI secara nasional
Tujuannya, membantu percepatan vaksinasi demi melindungi masyarakat dari penularan Covid-19.
"Vaksinasi ini ikhtiar kita bersama untuk mencegah penularan Covid-19," katanya.
Bagi Mardani Maming, program vaksinasi yang digelar HIPMI di Sulawesi Selatan ini mengusung tema Vaksin Aman, Masyarakat Sehat.
"Vaksinasi ini terselenggara atas kerjasama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Dinas Kesehatan," ucapnya.
Ia menegaskan, HIPMI akan terus mendukung program percepatan vaksinasi Covid-19 ini.
"Kita berharap masyarakat semakin terlindungi, dan pada akhirnya aktivitas sosial hingga perekonomian bisa kembali bergerak secara bertahap," imbuhnya.
Ketua Panitia Vaksinasi HIPMI Sulsel dr Myzard Syahbananditya mengatakan, program ini didukung Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota Makassar.
Demi melayani masyarakat yang divaksin dengan cepat dan tepat, program ini melibatkan tujuh puskemas di Kota Makassar.
"Jumlah nakes yang bertugas kisaran 14-20 orang," ujarnya.
Karena support inilah, vaksinasi hari pertama HIPMI Sulsel berjalan sesuai target.
Sedangkan Ketua BPD HIPMI Sulsel, Andi Rahmat Manggabarani mengatakan, program ini bagian dari upaya memulihkan ekonomi di Sulsel.
Ia melihat, jika masyarakat retata sudah divaksin maka kekebalan kelompok pun terwujud.
"Semoga setelah ini tak ada lagi PPKM berlevel dan semua sektor usaha bangkit kembali," tuturnya. (*)
Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/vaksin-hipmi-sulsel.jpg)