Tribun Bantaeng
Warung Coto di Bantaeng Dibobol Maling, Pelaku Gasak Uang Rp 100 Juta
Ririn baru bangun tidur dan menyadari handphone miliknya tidak ada dan tambah syok karena uang tunai yang disimpan sekitar Rp 100 juta juga raib.
Penulis: Achmad Nasution | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Pencurian terjadi di Desa Nipa-nipa, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Pelaku membobol sebuah warung coto dan berhasil menggasak uang tunai senilai Rp 100 juta.
Peristiwa itu dibenarkan oleh Kanit Reserse Polsek Pajukukang, Aipda Rahman.
"Menurutnya begitu, pemiliknya kehilangan uang tunai Rp 100 juta," kata Rahman saat dihubungi TribunBantaeng.com via telepon selular Sabtu (21/8/2021).
Dikatakan, pencurian di warung coto milik Ririn itu terjadi pada pagi hari.
Saat itu, Ririn baru bangun tidur dan menyadari handphone miliknya tidak ada.
Ia tambah kaget dan syok karena uang tunai yang disimpan sekitar Rp 100 juta juga sudah tidak ada.
Ia langsung menyadari bahwa warungnya telah dibobol maling.
"Kejadiannya pagi hari, pada saat dia bangun sudah tidak ada lagi handphone dan dan uang tunai," ujarnya.
Kejadian itu telah resmi dilaporkan dan kini sedang tahap penyelidikan.
Ia mengungkapkan, pelaku saat ini cukup sulit ditemukan karena pihaknya kekurangan petunjuk.
Pemeriksaan saksi-saksi telah dilakukan namun belum ada bukti yang cukup untuk mengarahkan kepada seseorang yang bisa dicurigai sebagai pelaku.
Olehnya itu, Rahman belum bisa memastikan pelaku akan ditemukan dalam waktu dekat.
"Karena alat bukti yang kami dapatkan, dan pemeriksaan saksi-saksi pun belum ada yang bisa kami ambil kesimpulan siapa pelakunya," jelasnya.
Curi Uang di Sekolah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/warung-coto-dibobol-maling-di-desa-nipa-nipa-kecamatan-pajukukang-bantaeng.jpg)