Tribun Wajo
Rumah Panggung Terbakar di Takkalalla Wajo, Hanguskan 4 Motor dan 1 Mobil
Api dengan cepat membesar mengingat material rumah terbuat dari kayu yang mudah terbakar.
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNWAJO.COM, TAKKALALLA - Satu rumah panggung terbakar di Kelurahan Bocco, Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Jumat (13/8/2021) malam.
Diketahui, rumah kayu tersebut adalah milik Daeng Mangkau (45).
Pada kesempatan tersebut, selain menghanguskan rumah, api juga melalap sejumlah harta benda milik korban.
Tercatat ada 4 motor, 1 mobil MPV, dan 1 traktor yang ikut ludes dilalap si jago merah.
Kebakaran itu dibenarkan personel Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Wajo, Kustang Firman.
Menurutnya, tak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas itu.
"Tidak ada korban jiwa, tapi ada 4 motor, satu mobil, dan satu traktor yang terbakar," katanya.
Api dengan cepat membesar, mengingat material rumah terbuat dari kayu yang mudah terbakar.
Diperkirakan, kebakaran dipicu akibat hubungan arus pendek listrik atau korsleting.
"Diperkirakan akibat korsleting, tapi untuk lebih pastinya pihak kepolisian melakukan olah TKP," katanya.
Meski disebutkan tak ada korban jiwa, kerugian materi ditaksir mencapai lebih dari Rp 500 juta.
Ada dua armada Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Wajo yang diterjunkan ke TKP memadamkan api sehingga tak menjalar ke rumah lainnya.
Rumah Imam Desa Terbakar
Saat ini masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan akan kebakaran.
Belum lama ini, tiga rumah panggung terbakar di Desa Mamminasae, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (11/8/2021) dini hari.
Dua rumah panggung itu adalah milik seorang Imam Desa bernama Syamsuddin (65).
Satu rumah panggung lainnya milik Marhaden (68).
Api pertama kali terlihat dari rumah Syamsuddin, lalu menyebar ke rumah lainnya.
"Tiga rumah terbakar tadi malam, di Dusun Laputeng," kata Kapolsek Pammana, Iptu Patidanus.
Tak banyak barang harta benda yang bisa diselamatkan pemilik rumah.
Mengingat, api dengan cepat membesar lantaran material rumah yang terbuat dari kayu sangat mudah terbakar.
Hanya berselang 30 menit, api sudah membakar habis tiga rumah warga itu.
Iptu Patidanus menyebutkan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
"Tidak korban jiwa, tapi kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp 500 juta," katanya.
Sementara itu, penyebab kebakaran belum bisa dipastikan oleh pihak kepolisian.
"Kami belum bisa pastikan apa penyebab kebakaran," katanya.
Personel Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Wajo, Kustang Firman membenarkan peristiwa nahas itu.
Menurutnya, butuh 5 armada Damkar ke TKP untuk memadamkan api.
"Tiga armada dari posko induk, dibantu dua armada dari Sektor Maniangpajo dan Sektor Majauleng," katanya.(*)