Breaking News:

Tribun Maros

Dituding Arogan, Begini Pembelaan Anggota KPU Maros Saat Sidang Virtual di DKPP

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), menggelar sidang virtual pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP).

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Sudirman
ist
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang virtual pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) perkara nomor 159-PKE-DKPP/VII/2021 di Ruang Sidang DKPP, Jakarta, Kamis (12/8/2021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), menggelar sidang virtual pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP).

Perkara nomor 159-PKE-DKPP/VII/2021 di Ruang Sidang DKPP, Jakarta, Kamis (12/8/2021).

Perkara ini diadukan oleh Muhammad Kahar Arifin.

Ia mengadukan dua Anggota KPU Kabupaten Maros, yaitu Mujaddid (Teradu I) dan Syaharuddin (Teradu II).

Pokok perkara yakni terkait sikap arogan Teradu I dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai anggota KPU Kabupaten Maros.

Ia berkata kasar kepada Kasubbag Program dan Data KPU Kabupaten Maros, Besse Andi Baso pada (17/4/2019) menjelang pungut hitung suara Pemilihan Legislatif 2019.

Hal ini hampir menyebabkan terjadinya perkelahian antara Teradu I dengan Staf Sekretariat KPU Kabupaten Maros, Firdaus.

Teradu I juga diadukan karena tidak menghadiri rapat pleno lebih dari 3 kali secara berturut-turut.

Sedangkan Teradu II diadukan terkait dugaan rangkap jabatan sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Maros.

Teradu II pada (10/12/2020) telah menyampaikan hasil perolehan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maros melalui media online.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved