Breaking News:

Tribun Tana Toraja

PPKM Tana Toraja Turun ke Level 3, Rambu Tuka dan Rambu Solo Tetap Ditiadakan

Terkait penerapan PPKM level 3 ini, Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung mengeluarkan surat edaran baru. 

Penulis: Tommy Paseru | Editor: Imam Wahyudi
ist
Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung 

TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, diperpanjang mulai 10 hingga 23 Agustus 2021. 

Namun PPKM ini tak lagi level 4, melainkan turun ke level 3. 

Terkait penerapan PPKM level 3 ini, Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung mengeluarkan surat edaran baru. 

Dalam surat edaran per 10 Agustus 2021 itu, kegiatan sosial masyarakat seperti Rambu Tuka' dan Rambu Solo' tetap ditiadakan. 

Begitupula proses belajar dan pelaksanaan ibadah secara tatap muka juga tetap ditiadakan. 

"Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar untuk semua tingkatan, perguruan tinggi dan akademik dilakukan secara daring," katanya, Selasa (10/8/2021). 

"Kegiatan Rambu Tuka' dan Rambu Solo' untuk sementara ditiadakan dan tempat ibadah tidak mengadakan peribadatan/keagamaan berjamaah dan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah," jelas Theofilus dalam surat edarannya. 

Dalam surat edaran itu, juga mengatur terkait operasional tempat-tempat usaha. 

Seperti rumah makan, cafe, warung dan restoran. 

Untuk tempat-tempat usaha ini di ijinkan beroperasi namun hanya diperbolehkan menerima tak away atau tidak melayani pengunjung ditempat. 

Selain itu, tempat-tempat usaha juga hanya diperbolehkan beroperasi hingga pukul 18.00 Wita. 

Adapun surat edaran ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 32 tahun 2021. 

Tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 3, 2 dan 1. 

Selain itu, aturan ini berdasarkan data kasus Covid-19 di Tana Toraja selama dua pekan terakhir yang masih tinggi.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved