Breaking News:

Tribun Maros

Kena PHK hingga Pesangon Tak Dibayar, Karyawan Demo Manajemen PT CS2 Pola Sehat di Maros

Koordinator Aksi, Sadikin mengatakan, aksi itu sudah digelar selama dua hari di depan perusahaan. 

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA JR
Buruh menggelar aksi memperingati Hari Buruh atau May Day yang berlangsung di bawah jembatan Fly Over, Makassar, Sabtu (1/5/2021). Terdapat sejumlah organisasi buruh yang turung melakukan aksi unjuk rasa. Seperti aliansi Gerak Makassar, Aliansi Perjuangan Rakyat (Alpar), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan lainnya. Mereka menyuarakan soal nasib pekerja dan Undang-undang Omnibuslaw. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Puluhan pekerja dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Pimpinan Unit Kerja (PUK) PT. CS2 Pola Sehat, menggelar aksi menuntut pesangon atas empat orang anggotanya yang di PHK oleh pihak perusahaan, Kamis (29/07/21).

Koordinator Aksi, Sadikin mengatakan, aksi itu sudah digelar selama dua hari di depan perusahaan. 

Meski begitu, pihak perusahaan belum memperlihatkan niat baiknya untuk menyelesaikan masalah itu. 

Sadikin menjelaskan, kasus itu bergulir sejak tahun 2019 dimana saat itu, pihak pekerja menuntut kejelasan atas status kerja mereka di perusahaan.

"Awalnya itu, kami menuntut status kerja dari kontrak ke pekerja tetap. Saat itu disepakati akan dijalankan, tapi perusahaan malah melanggar kesepakatan," katanya saat dihubungi Jumat (30/07/21).

Namun, tuntutan itu berakhir dengan pemutusan kontrak empat orang pekerja itu. 

Sejak kasus itu bergulir, kedua belah pihak sudah dimediasi oleh Disnaker Provinsi. 

Bahkan, Disnaker sudah mengeluarkan anjuran agar perusahaan membayarkan pesangon ke empat orang karyawan mereka yang di PHK itu. 

"Anjuran Disnaker sudah keluar dan meminta perusahaan untuk membayarkan hak anggota kami. Tapi anjuran ini malah ditolak oleh perusahaan dan tidak dijalankan," lanjutnya. 

Tidak hanya menolak anjuran tersebut, pihak perusahaan juga tidak melakukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). 

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved