Breaking News:

Tribun Sinjai

Pembelajaran Tatap Muka di Sinjai Kembali Digelar 2 Agustus

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan kembali digelar 2 Agustus mendatang.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Ilustrasi Murid SDN 132 Bulujampi Sinjai 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA-  Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan kembali digelar 2 Agustus mendatang.

Sebelumnya PTM di Kabupaten Sinjai sudah berjalan 12 Juli lalu.

Sepakan kemudian Pembelajaran Tatap Muka (PTM) itu dihentikan oleh Dinas Pendidikan (Diknas) Pendidikan Sinjai setelah Satgas Coovid-19 Sinjai menyampaikan jumlah pasien covid-19 bertambah.

Dan Senin pekan depan Diknas Sinjai kembali mengizinkan Pembelajaran Tatap Muka di sekolah.

"Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di sekolah kembali digelar pada 2 Agustus lalu setelah zona covid berubah status," kata Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, Jumat (30/7/2021).

Diknas Sinjai sudah mengirimkan surat kepada seluruh satuan pendidikan guru SD dan SMP di Kabupaten Sinjai untuk kembali membuka sekolah dengan sistem pembelajaran secara terbatas.

"Kepada saudara untuk membuka kembali PTMT sekolah mulai 2 Agustus dengan mangacu pada Keputusan Bupati Sinjai Nomor 493 Tahun 2021 tentang pelaksanaan PTMT panduan PTMT Kabupaten Sinjai," kata Andi Jefrianto dalam suratnya kepada para guru di sekolah.

Merespon rencana PTMT tersebut Ketua Komite Sekolah Negeri 132 Bulujampi, Muh Ilyas mengatakan bahwa pihaknya merespon baik.

"Kebijakan itu sangat membantu anak-anak kami yang sudah lama tinggal di rumah dan terima kasih juga kepada ibu guru di sekolah yang tetap semangat menjalankan tugasnya meski pembelajaran terbatas," kata Muh Ilyas.

Namun ia juga menegaskan agar pihak orang tua dan guru mendukung kebijakan Pemkab Sinjai dan senantiasa memperhatikan protokol kesehatan.

Kebijakan buka tutup sekolah itu adalah kebijakan yang baik agar anak-anak dan para guru dan pegawai terlindung dari virus covid-19.

Sehingga Ilyas mengajak para orang tua murid untuk senantiasa memaklumi keadaan terbatas tersebut.

Sebelumnya terdapat empat sekolah di Kabupaten Sinjai diberi sanksi tidak menyelenggarakan PTMT.

Penyebabnya karena Satgas Covid di sekolah tersebut tidak mengindahkan protokol kesehatan.

Para guru di sekolah diharapkan untuk mempersiapkan alat cuci tangan dan mengatur tempat duduk murid dan siswa. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved