Breaking News:

Tribun Jeneponto

Lima Terdakwa Divonis Bebas, GAM Sulsel Minta JPU Serius Tangani Kasus Jembatan Bosalia Jeneponto

Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Sulsel, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/RAKIB
Gerakan Aktivis Mahasiswa lakukan aksi depan kantor Kejari Jeneponto, Kamis (29/7/2021) 

TRIBUN-TIMUR COM JENEPONTO - Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Sulsel, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto.

Tepatnya di Jl Pelita Bontosunggu, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Jendral Lapangan (Jenlap), Nurul Imam Rahman meminta kepada JPU agar serius menangani kasus Jembatan Bosalia.

Dimana kelima terdakwa Jembatan Bosalia divonis bebas oleh hakim beberapa pekan lalu.

"Kami meminta agar JPU serius menangani kasus Jembatan Bosalia yang sampai saat ini belum selesai dikerja," teriakannya dalam orator, Kamis (29/7/2021) siang.

Lanjutnya, kasus Jembatan Bosalia bergulir kurang lebih 5 tahun diaparat penegak hukum.

Dan pada akhirnya divonis bebas oleh hakim ketua oleh pengadilan Tipikor Makasar.

"Kami dengar JPU melakukan kasasi ke Kejaksaan Agung. Kita minta JPU menyampaikan secara langsung seperti apa kasasi yang diajukan. Jangan sampai ini hanya abal-abal," ungkapnya.

Diketahui kasus dugaan korupsi menghabiskan anggaran Rp 644 juta dan itu merugikan negara serta sudah menjadi temuan BPK.

"Atas vonis bebasnya kelima terdakwa siapa yang mau bertanggungjawab," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved