Breaking News:

Tribun Bantaeng

Cerita Pilu Amiruddin, Sudah Sebulan Nganggur, Kini Rumahnya Roboh Diterjang Angin Kencang

Kini Amir bersama keluarga numpang sementara di rumah keluarganya yang berada di belakang rumahnya.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Amiruddin, korban bencana angin kencang di Desa Bonto Tiro Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Sabtu (24/7/2021). 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Kehidupan warga Kabupaten Bantaeng, Amiruddin (30) sangat memprihatinkan.

Amiruddin yang karib disapa Amir, tinggal bersama istri dan kedua anaknya di Dusun Borongganjeng, Desa Bonto Tiro, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Dalam kondisi kehidupannya yang sudah susah dan serba kekurangan, kini keluarganya juga harus menghadapi bencana angin kencang yang menerjang rumahnya.

Rumah panggung milik Amir itu diterjang angin kencang pada Kamis (22/7/2021) sekitar pukul 16.00 Wita.

Usai diterjang angin kencang, lantai rumahnya terangkat dan sebagian besar tiang rumah patah.

Rumahnya kini sudah roboh. Beruntung ada sejumlah potongan kayu dalam kolong rumahnya sehingga tak langsung rata dengan tanah.

Meski begitu, rumahnya tak layak lagi untuk ditinggali sehingga hanya bisa dibongkar untuk kembali membangun rumah baru.

"Angin datang sebentar sekali ji. Waktu datang angin satu per satu tiang langsung patah. Sisa mau dibongkar ini karena tidak bisa lagi diperbaiki kalau ada uang nanti bangun lagi," kata Amir saat ditemui TribunBantaeng.com di lokasi kejadian bencana, Sabtu (24/7/2021) sore.

Kini Amir bersama keluarga numpang sementara di rumah keluarganya yang berada di belakang rumahnya.

Untuk kembali membangun rumah baru, bukan hal yang mudah dilakukan oleh Amir dengan kondisinya saat ini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved