Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

Isolasi Apung KM Umsini Dilengkapi Internet Gratis dan Tempat Olahraga

Walikota Makassar, Danny Pomanto menargetkan Isolasi Apung di Kapal Pelni KM Umsini sudah mulai beroperasi, Senin (26/7/2021) mendatang.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Isolasi Apung Kapal Pelni KM Umsini, yang dijadwalkan mulai beroperasi Senin mendatang, masih bersandar di Pelabuhan Soekarno- Hatta 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Walikota Makassar, Danny Pomanto menargetkan Isolasi Apung di Kapal Pelni KM Umsini sudah mulai beroperasi, Senin (26/7/2021) mendatang.

Danny mengatakan, saat ini persiapan Kapal Pelni tersebut sudah mencapai 80 persen.

Untuk tahap pertama Danny menargetkan minimal 500 pasien Covid-19 melakukan isolasi mandiri di KM Umsini, dari total kapasitas 804.

Ia pun meminta Camat dan Lurah untuk meyakinkan 2.400 pasien Covid yang saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah mereka untuk mau melakukan isolasi apung.

"Tugas Camat-Lurah adalah meyakinkan mereka yang isolasi di rumah, untuk mau ikut isolasi apung," ujar Danny, Jumat (23/7/2021).

Isolasi Apung ini juga melibatkan sekitar 60 orang tenaga kesehatan, dengan jumlah personil kapal sekitar 100 orang.

Selama diisolasi, pasien akan mendapatkan berbagai fasilitas yang disediakan mulai dari tempat tidur hingga kegiatan hiburan untuk refreshing.

KM Umsini akan berlabuh di perairan sekitar Pulau Lae-lae yang tak jauh dari daratan pusat Kota Makassar. 

Untuk menuju ke sana, pasien akan dibawa dengan menggunakan kapal kecil yang disiagakan di dermaga.

Namun saat ini, KM Umsini masih berlabuh di dermaga Pelabuhan Soekarno-Hatta, sebab saat ini masih dalam persiapan. 

Salah satu yang dipersiapkan yaitu tempat tidur atau recover kapsul bagi pasien.

Recover Kapsul ini, memiliki kasur berwarna hijau untuk satu orang, dan satu lemari kecil, serta dua colokan listrik.

Agar pasien tetao menjaga jarak, recover kapsul tersebut dipasangi sekat pemisah setinggi pinggang orang dewasa.

Untuk memberi kenyamanan pada pasien isolasi apung, Pemkot juga menyediakan hiburan seperti olah raga di pagi atau sore hari. 

Kapal ini juga bakal dilengkapi dengan HEPA filter, yang berfungsi untuk penyaring udara berbentuk lipatan-lipatan. 

Secara teori, filter ini menyaring hingga 99,97 persen debu, serbuk, jamur, bakteri, dan partikel udara berukuran 0,3 mikron.

Filter ini bermanfaat untuk menyaring udara dan membersihkan permukaan dari debu dan partikel-partikel yang memicu alergi.

Lebih lanjut, pasien juga bisa memanfaatkan dek atas sebagai area terbuka untuk berjemur, senam, maupun memancing.

Akses menuju dek atas juga mudah dengan menggunakan tangga. 

Dari atas sana, pasien bisa melihat Pulau Lae-lae dan perairan Makassar. 

Daratan Makassar juga masih tampak jelas karena KM Umsini hanya akan berlabuh sekitar 300 meter dari daratan Makassar.

Di malam hari, pasien bisa menonton film bersama, karena KM Umsini akan dilengkapi fasilitas televisi.

Bukan hanya itu, KM Umsini ini juga telah disediakan wifi gratis, yang bisa digunakan pasien untuk berkomunikasi dengan keluarganya.

Danny Pomanto mengatakan isolasi apung memiliki tiga kegiatan. 

Pertama, isolasi kesehatan di mana penyembuhan pasien COVID-19 menjadi prioritas utama. 

"Orang yang OTG, orang yang bergejala ringan, keluarnya harus sehat," jelasnya

Kedua, training center, para peserta isolasi bakal dibekali pengetahuan terkait Covid-19. 

Hal ini bersifat motivasi dengan harapan para pasien yang telah sembuh bisa mengedukasi masyarakat.

Ketiga, rekreasi, kegiatan inilah yang disebut Danny akan diisi dengan berbagai kegiatan menyenangkan.

Tujuannya agar pasien tidak bosan, apalagi ada kemungkinan pasien yang mabuk laut.

Selama diisolasi, mereka akan mendapatkan motivasi secara gratis dari para motivator yang terdiri dari para akademisi dan profesional.

“Para akademisi dan profesional. Rata-rata 80 persen penyintas. Hari ini sudah 25 orang relawan motivator yang mendaftar,” katanya.

Pemberian motivasi pada pasien dimaksudkan untuk mengurangi stres akibat isolasi.

Sebab bukan tidak mungkin pasien isolasi akan merasa cemas dan menyerah pada keadaannya.

"Kami biarkan pasien menentukan jadwalnya, karena ada motivasi wajib di pagi - sore, lalu ada kuisnya, nanti yang bisa menjawab benar, kami langsung berikan bermacam-macam hadiah, dan diterima langsung oleh keluarganya di darat," tutupnya.

Laporan tribuntimur.com, AM.Ikhsan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved