Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Update Corona Maros

Bertambah 10 Orang, Maros Zona Orange Penyebaran Covid-19

Kasus Covid-19 di Kabupaten Maros, kembali mengalami peningkatan.Saat ini Maros telah masuk ke dalam zona orange penyebaran Covid-19.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Plt Kepala Dinas Kesehatan, Dr Muhammad Yunus 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Kasus Covid-19 di Kabupaten Maros, kembali mengalami peningkatan.

Saat ini Maros telah masuk ke dalam zona orange penyebaran Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Maros dr Muhammad Yunus, Rabu (21/07/21).

Ia mengatakan penambahan kasus mencapai 10 orang.

"Jadi tadi malam ada peningkatan 10 kasus, total 275 kasus aktif yang ada di Maros saat ini," katanya kepada tribunmaros.com.

Total kasus saat ini berjumlah 275 orang dan tersebar di 13 kecamatan.

Satu orang berasal dari Bontoa, empat orang dari Maros Baru, lima orang dari Cenrana dan enam orang dari Cenrana.

Masing-masing 11 orang dari Bantimurung dan Mallawa, 14 orang dari Marusu, 17 orang dari Lau dan 18 orang dari Simbang.

22 orang dari Turikale, 24 orang dari Tompobulu, dan 26 orang dari Moncongloe.

Untuk Kecamatan dengan kasus tertinggi yakni Tanralili dengan 55 kasus dan Mandai 61 kasus.

Dr Yunus mengungkapkan, diduga pasien tertular akibat adanya kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.

"Kasus yang ditemukan sebagian besar hasil tracking dan testing kontak terhadap konfirmasi aktif sebelumnya. Paling banyak klaster keluarga," tuturnya.

Namun ada pula klaster baru yang ditemukan seiring bertambahnya kasus.

"Sebelumnya ditemukan klaster perjalanan. Namun sekarang klaster terbanyak yakni pegawai perusahaan," tuturnya.

Ia mengatakan untuk menekan kenaikan kasus Covid-19 di Maros, disiplin protokol kesehatan terus ditegakkan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved