Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Berita Terpopuler Tribun

Awal Mula Covid-19 Varian Delta di Sulsel Dibawa Pekerja Apartemen Makassar Setelah dari Jawa

Cek Berita Terpopuler Tribun, Update Corona Sulsel, data Kemenkes awal mula Covid Varian Delta di Sulsel berasal dari klaster apartemen

Editor: Mansur AM
tribunnews
Ilustrasi Virus Corona - Update Corona Sulsel, data Kemenkes awal mula Covid Varian Delta di Sulsel berasal dari klaster apartemen 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sulsel kini siaga penyebaran Covid-19 Varian Delta.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan sudah ada 10 pasien terinfeksi Covid-19 varian Delta.

Dari 10 pasien ini kemudian menyebar.

Data Dinas Kesehatan Sulsel, awal mula Varian Delta di Sulsel bermula dari pekerja apartemen Makassar yang baru datang dari Pulau Jawa.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan baru mengetahuinya pekan lalu usai keluarnya hasil pemeriksaan Litbangkes Kementerian Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari membeberkan bahwa pasien varian delta di Sulsel dibawa oleh pekerja salah satu apartemen di Makassar.

Ia menegaskan, para pekerja apartemen tersebut sebelumnya melakukan perjalanan di Pulau Jawa.

"Dari Jawa penyebarannya, pegawai apartemen," sebut Ichsan Mustari saat dikonfirmasi tribun-timur.com, Selasa (20/7/2021).

Adapun varian delta memiliki tingkat penyebaran yang tinggi tapi risiko kematiannya rendah.

Meski begitu, masyarakat harus tetap waspada

Apalagi bagi mereka yang memiliki penyakit komorbid.

"Varian delta kelebihannya dia mudah menyebar, tingkat kematian rendah.  Cuma karena banyak yang kena tentu presentasi kematian juga tinggi," jelasnya.

Terkait perbedaan data yang disampaikan Epidemiolog Sulsel, Ridwan Amiruddin, Ichsan Mustari meminta Ridwan untuk membuktikan data tersebut.

Pasalnya, sesuai surat yang didapat hanya ada 10 yang terinfeksi varian delta di Sulsel.

"Saya tidak tahu (perbedaan data) yang jelas saya dapat surat 10 yang kena varian delta. Kalau epidemiolog bilang 11 tanya prof Ridwan, karena saya sampaikan sesuai yang ada di surat," jelasnya.

Sebelumnya, pakar epidemiolog Sulawesi Selatan, Ridwan Amiruddin mengungkap virus corona varian delta sudah masuk ke Sulsel.

Sebanyak 11 orang warga sulsel yang terinfeksi jenis virus ganas tersebut.

Ridwan menyebutkan, data tersebut merupakan hasil pemeriksaan dari Litbangkes Kementerian Kesehatan.

"Laporan dari kementerian dari seluruh sampel yang diperiksa ada 11 varian delta di Sulsel, dan itulah yang menjadi  bibit yang menyebar kemana-mana," tuturnya.

Dosen Universitas Hasanuddin ini menambahkan, masuknya varian delta ke sulsel mempengaruhi tingginya angka kasus corona.

Ia menyebutkan, varian delta ini daya tularnya tinggi daripada upaya pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat.

"Varian delta mempengaruhi angka Covid-19 naik. Varian delta sudah masuk di sulsel nah varian delta ini daya tularnya tinggi," bebernya.

Ridwan mengingatkan agar masyarakat mengurangi keabaiannya dan meningkatkan kewaspadaan.

"Tingkat keabaian masyarakat kita masih tinggi, jadi bertemulah ketidak patuhan dengan daya serang varian baru dari covid yang sangat tinggi," paparnya.

Kenaikan kasus yang sudah mencapai 700-an positif sudah diprediksi oleh Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) ini.

"Saya sudah memprediksi bahwa akan sampai ke angka 1.000 juga," ujarnya.  

Sehingga harus dilakukan antisipasi.

JIka terus dibiarkan, maka PPKM Darurat Jawa-Bali akan berlaku di Sulsel.

Update Corona Sulsel

Informasi terbaru terkait data update Covid-19 di Sulawesi Selatan dilansir data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di akun sosial media Twitter @BNPB_Indonesia, Selasa (20/7/2021).

Terlihat, provinsi dengan angka penambahan pasien terkonfirmasi terbanyak yakni, Jawa Barat 6.928 pasien.

Diikuti Jakarta 6.213 pasien, Jawa Timur 5.654 pasien, Jawa Tengah 3.423 pasien, Banten 2.865 pasien dan DI Yogyakarta 1.872 pasien

Sementara Sulawesi Selatan di angka 491 pasien. Angka tersebut naik dari sehari sebelumnya di angka 350 pasien

Dengan penambahan 491 pasien di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien terkonfirmasi tembus 73.080 orang.

Sementara untuk pasien sembuh naik 370 pasien. Angka tersebut meningkat dibandingkan sehari sebelumnya di angka 322 pasien.

Dengan penambahan 370 pasien sembuh di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien sembuh tembus 65.470 pasien.

Untuk pasien positif yang meninggal tambah 19 pasien, di angka 1.130 pasien.

Artinya, pasien aktif Covid-19 di Sulsel di angka 6.480 pasien.

Angka itu didapatkan dari angka komulatif pasien terkonfirmasi dikurangi angka komulatif pasien sembuh, dikurangi lagi angka komulatif pasien positif meninggal.

Sebanyak 6.480 pasien aktif tersebar di rumah Orang Tanpa Gejala (OTG) atau kontak erat yang isolasi mandiri.

Lalu beberapa dirawat di rumah sakit rujukan dan non rujukan di Sulsel.

Artinya rerata penambahan pasien Covid-19 di angka 442 pasien per hari.

Sementara angka pasien terkonfirmasi selama Juli 2021 di angka 8.848 pasien.

Dimana penambahan pasien tertinggi terjadi pada (17/7/2021) dengan 771 pasien. Sementara penambahan terendah terjadi pada (4/7/2021) dengan 176 pasien.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved