Tribun Makassar
Sudirman Mengaku Belum Baca Surat Teguran Mendagri Tito Karnavian Soal Insentif Nakes Belum Dibayar
Surat teguran yang dimaksud, terkait minimnya serapan anggaran di 19 provinsi, termasuk Sulsel.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mengaku belum pernah membaca surat teguran dari Menteri Dalam Negeri.
Surat teguran yang dimaksud, terkait minimnya serapan anggaran di 19 provinsi, termasuk Sulsel.
"Saya belum pernah baca. Penyampaian saja bahwa harus dipercepat," ucap Andi Sudirman Sulaiman saat dikonfirmasi di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan urip Sumoharjo, Senin (19/7/2021).
Menurut Andi Sudirman, soal pembayaran insentif nakes merupakan ranah Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)
"Insentif begitu kan tidak sampai d pimpinan persetujuannya. BKAD sudah cukup," kata Sudirman.
Ia menjelaskan, anggaran pembayaran insentif nakes sudah tersedia, hanya saja untuk mencairkan harus melalui prosedur.
"Harus dibayar, gak boleh tidak. Karena uangnya ada, yang mau menerima ada. Cuma memang harus ada prosedural," jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Muhammad Rasyid, mengatakan, pembayaran insentif nakes masih menunggu hasil verifikasi Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP).
Verifikasi APIP sangat penting untuk mencegah adanya kesalahan dalam pembayaran.
"Sekarang dalam proses verifikasi APIP. Kita tunggu dulu hasilnya, setelah semua clear, akan langsung dibayarkan. Jadi, bukan tidak mau dibayar. Tapi ada prosesnya. Kita tunggu saja," ucap Rasyid.
Rasyid menjelaskan, pihaknya sudah membayarkan Rp 79 miliar lebih, untuk penanganan Covid-19.
Sementara insentif nakes, akan dibayarkan oleh BPKAD jika telah diverifikasi.
"Masih dalam proses. Harus diverifikasi dulu oleh APIP," kata Rasyid.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari, menjelaskan, pembayaran nakes yang sudah diajukan pihak rumah sakit untuk tahun ini mencapai Rp 8 miliar lebih.
Antara lain, RSUD Sayang Rakyat, RSKD Dadi, RSUD Haji, dan RSUD Labuang Baji.