Breaking News:

Tribun Sinjai

Warga Jalan KH Ahmad Dahlan Sinjai Minta Pemerintah Bangun Tanggul Penahan Longsor

Tanggul tersebut diharapkan jadi solusi agar rumah-rumah masyarakat di sepanjang jalan itu tidak mudah tertimpa tanah longsor.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Warga menyaksikan tanah longsor yang putus akses Jl KH Ahmad Dahlan ke Obyek Wisata Batu Pake Gojeng, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Kamis (8/7/2021) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Korban tanah longsor di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan meminta Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk membangun tanggul penahan longsor.

Tanggul yang diminta warga untuk segera dibangun itu terletak di Jl KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Tanggul tersebut diharapkan jadi solusi agar rumah-rumah masyarakat di sepanjang jalan itu tidak mudah tertimpa tanah longsor.

"Semoga Pemkab atau pemerintah provinsi bisa membangunkan kami tanggul agar tanah yang ada di bukit ini tidak jatuh lagi ke rumah kami," kata Abd Rahman, korban tanah longsor di Jl KH Ahamad Dahlan, Kamis (15/7/2021).

Menurut Rahman, tanah yang berada di atas badan jalan ke Obyek Wisata Batu Pake Gojeng ini telah longsor dan menimpa rumahnya.

Pasca longsor, tanah di atas permukiman warga masih labil.

Apalagi di musim penghujan ini, sangat rawan dari tanah longsor.

Selain tanah bisa longsor, pohon dan batu-batu besar juga berpotensi menimpa rumah warga.

"Kita berharap agar tebing bukit di atas ini bisa ditanggul dengan ketinggian maksimal, bukan pondasi karena kalau pondasi juga tak mampu tahan beban longsoran di atasnya," ungkapnya.

Lumpur Masuk ke Rumah Warga

Pada 8 Juli 2021 lalu, Rahman bersama tujuh anggota keluarganya nyaris tak selamat setelah tanah longsor menimpa rumahnya.

Tanah bercampur air dan batu masuk sekitar 30 centimeter ke dalam rumahnya.

Mulai dari ruang tamu, ruangan keluarga, kamar hingga ruang dapur penuh tanah longsor.

Peristiwa itu bersamaan tiga unit rumah di Lingkungan Taipa, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara ikut tertimbun tanah longsor.

Curah hujan yang cukup tinggi membuat tanah labil di daerah itu.

Terkait dengan keluhan masyarakat tersebut, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sinjai untuk segera menindaklanjuti harapan masyarakat tersebut.

Termasuk membersihkan lumpur yang mengendap di sejumlah drainase di dalam kota Sinjai.

Seto juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved