Breaking News:

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

Jaksa KPK Dianggap Payah, Prof Marwan Mas Sayangkan Tuntutan Terhadap Agung Sucipto Hanya 2 Tahun

Majelis Hakim bisa memvonis dengan hukuman maksimal, atau bahkan melebih dari yang dituntutkan.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Saldy Irawan
ISTIMEWA
Pengamat Hukum Pidana, Prof Marwan Mas 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengamat Hukum Pidana, Prof Marwan Mas mengaku kecewa dengan tuntutan terdakwa Agung Sucipto yang hanya 2 tahun.

Menurutnya, korupsi sudah termasuk kejahatan luar biasa, sehingga harusnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, harusnya memberikan tuntutan lebih tinggi.

Ia pun mengimbau, agar Majelis Hakim bisa memvonis dengan hukuman maksimal, atau bahkan melebih dari yang dituntutkan.

"Kepada majelis hakim saya berharap, mereka berpandangan kalau korupsi ini adalah kejahatan luar biasa. Jadi jika Agung Sucipto terbukti sebagai pemberi suap, makanya putusannya harus maksimal," ujar Prof Marwannsaat dihubungi, Selasa (13/7/2021).

Ia menjelaskan, jika hakim memiliki kewenangan untuk memvonis diatas tuntutan jaksa.

"Kan dalam pasal 5 ayat 1 yang disangkakan itu, hukamannya maksimal 5 tahun, dan minimal 1 tahun. Tetapi bagi hakim bisa melebih itu, dengan dasar jika korupsi itu kejahatan luar biasa, jadi bisa 8 atau 10 tahun," terangnya.

Lebih lanjut, Marwan menyayangkan, keputusan yang diambil oleh KPK.

Padahal katanya, lembaga ini dibentuk secara khusus untuk menangani perkara korupsi.

"Saya tidak sepakat, ini membuktikan mereka tidak memahami bahwa korupsi itu sudah ditetapkan sebagai kejahatan luar biasa," katanya

"Sehingga penanganannya juga itu dengan cara luar biasa. Makanya tuntutannya harus tinggi, sesuai dengan rasa keadilan masyarakat," tutupnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved