Persib Bandung
Boaz Solossa Dikaitkan Persib Bandung Setelah Hengkang dari Persipura
Legenda hidup Persipura, Boaz Solossa dihubungkan dengan Persib Bandung jelang Liga 1 2021.
Semua pihak di dalam tim, masyarakat tahu, saya dan Tipa harus jujur bahwa yang akan terjadi di tim ini, apa keputusan yang diamblil oleh manajemen, saya dan Tipa siap, tapi caranya saja yang saya rasa tidak baik.
Saya dan Tipa tidak melalukan apa pun dalam pertandingan.
Ketika kami berdua keluar, baru kekacauan itu terjadi.
Saya kira kalau kemarin pertandingan ini berjalan baik-baik saja, tidak akan ada masalah, tapi mungkin dengan adanya kejadian ini, akhirnya ada evaluasi, dan kami berdua setelah pertandingan itu selesai, besok siangnya, dihubungi oleh pak Bento (asistem manajer) untuk mengadakan pertemuan.
Baca juga: Robert Rene Alberts Kirimkan Sinyal Persib Bandung Bangun Tim Juara Menuju Liga 1 2021
Nah dijelaskan di situ oleh Pak Bento sebagai manajer, dia bilang, "Kayaknya kami di sini sudah tidak dihargai karena ini sudah terjadi berulang kali".
Saya dan Tipa tahu bahwa kami berdua salah, jadi kita tidak perlu berkomentar atau menjawab apa yang disampaikan oleh coach Jacksen dan Pak Bento. Setelah itu, coach jacksen berbicara, dia bilang kenyamanan pemain terganggu, lalu dia juga sampaiakan bahwa kami sudah tidak punya respect.
Kami mengakui itu karena sebelumya dia sudah sampaikan bahwa kami harus saling menghargai satu sama lain.
Akhirnya saya dengan Tipa diputuskan untuk kembali ke Jayapura dan apa yang disampaikan oleh Pak Bento ketika itu bahwa dalam waktu dekat mereka akan rapat dan akan memberikan keputusan. Kami berdua menghargai itu soal keputusan yang diambil manajemen.
Setelah pertandingan hari minggu, senin malam, kami berdua kembali (ke Jayapura). Kebetulan, Kamar saya dan Tipa berhadapan dengan Coach Jacksen. Sebelum berangkat, saya bilang ke Tinus, "Itu kamar coach".
Kemudian, saya ketuk pintunya dan secara pribadi saya dan tinus langsung masuk ke kemar coach, saya bilang, "Coach, saya dan tipa izin kembali".
Ini kan bentuk kami menghargai dia sebagai pelatih dan juga kalau di dalam tim, dia sebagai orang tua. Saya kira kalau hal ini dibicarakan dengan pihak internal akhirnya tidak akan terjadi situasi ini.
Saya kira orang-orang lama di dalam tim sudah tahu soal karakter saya dan Tipa. Menang untuk masalah ini, setelah saya sudah tika berada dalam tim, saya harus berani bertanggung jawab atas apa yang saya lakukan, itu konsekuensi yang saya harus terima. Hanya saja yang disayangkan, saya merasa tidak dihargai.
Saya masuk baik-baik ke tim Persipura dan saya juga ingin keluar dari tim ini dengan baik, tetapi apa yang terjadi? Kami sama-sama tinggal satu tempat, rumah kami tidak berjauhan, tetapi untuk bertemu dengan manajemen kenapa tidak terjawab hingga hari ini.(*)
Baca juga: Ingat Striker Persib Bandung Makan Konate di Liga Super Indonesia? Kini Diajak Main Bareng Marc Klok