Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Bantaeng

Dampak Banjir, 7 Tanggul di Bantaeng Ambruk

Banjir yang menerjang Kabupaten Bantaeng mengakibatkan tujuh tanggul sungai ambruk.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Salah satu titik tanggul yang ambruk akibat banjir di Kampung Lorong Sunyi, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Banjir yang menerjang Kabupaten Bantaeng mengakibatkan tujuh tanggul sungai ambruk.

Banjir terjadi akibat hujan deras terus mengguyur Bantaeng sejak Rabu (7/7/2021) sekitar pukul 15.00 WITA.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR), Andi Sjafaruddin Magau mengatakan, tanggul yang ambruk itu berada di empat lokasi.

"Jadi untuk sungai Balang Sikuyu ada empat titik, daerah Tangga-tangga, Lorong Sunyi Garegea dua titik," kata Andi Sjafaruddin Magau saat dihubungi TribunBantaeng.com via telepon selular, Jumat, (9/7/2021) sore.

Selain itu, terdapat beberapa irigasi yang juga mengalami kerusakan. Itu terjadi di Kampung Malero, Kecamatan Pajukukang.

Bencana longsor juga terjadi di wilayah Kelurahan Onto, Kecamatan Bantaeng dan beberapa bahu jalan mengalami kerusakan.

"Beberapa kerusakan juga terjadi di Malero. Longsor di daerah Onto sama beberapa bahu jalan rusak," ujarnya.

Sementara, di Desa Rappoa dan sekitarnya di Kecamatan Pajukukang salah satu wilayah yang mengalami banjir terparah dilaporkan tak ada kerusakan tanggul sungai atau irigasi.

Di lokasi tersebut hanya terjadi genangan air pada saat banjir.

Untuk menangani sejumlah titik yang mengalami kerusakan akibat banjir, Andi Sjafaruddin Magau belum memastikan kapan akan kembali dikerjakan.

Ia masih fokus melakukan pendataan dan merampungkan semua titik-titik kerusakan.

"Kalau Rappoa hanya terjadi genangan. Untuk pengerjaannya kita selesaikan dulu semua laporannya baru kita kerjakan" jelasnya.

Untuk tanggul yang ada di Lorong sunyi berdekatan dengan jalan Bakri dinilai oleh warga kurang kokoh sehingga ambruk.

Sebab tanggul tersebut belum genap setahun dibangun dan hanya sekali dihantam banjir langsung ambruk.

Andi Sjafaruddin Magau berjanji akan kembali mengerjakan tanggul dengan memperkuat bagian atas.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved