Rosaline Rumaseuw
Siapa Rosaline Irene Rumaseuw? Politikus PAN Disorot Gegara Minta Pemerintah Bikin RS Khusus Pejabat
Nama Rosaline Irene Rumaseuw tetiba disorot. Wasekjen PAN Rosaline Irine Rumaseuw yang mengusulkan agar pemerintah membuat rumah sakit khusus pejabat.
TRIBUN-TIMUR.COM - Nama Rosaline Irene Rumaseuw tetiba disorot.
Hal tersebut usai (Wasekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Rosaline Irene Rumaseuw itu mengusulkan rumah sakit (RS) khusus Covid-19 bagi para pejabat.
Salah satu yang menyoroti yakni pegiat media sosial Denny Siregar.
Denny Siregar geram lantaran menurutnya para pejabat negara itu digaji negara lewat pajak.
Sementara pajak berasal dari rakyat.
"Pejabat itu digaji negara lewat pajak, pajak yang bayar kita2 para rakyat..
Lah udah digaji trus minta fasilitas enak2 ? Gua selepet juga lu..," tulis Denny Siregar lewat akun Twitter @Dennysiregar7, pukul 8.55 malam, seperti dilansir Tribun-timur.com.
Cuitan Denny Siregar disertai link tentang Wasekjen PAN itu meminta pemerintah bikin RS khusus pejabat.
Diberitakan Kompas.com, Rosaline Irene Rumaseuw mengusulkan agar pemerintah membuat rumah sakit khusus Covid-19 bagi para pejabat.
Menurut Rosaline, banyak pejabat negara yang sulit mendapatkan rumah sakit di tengah pandemi Covid-19.
"Saya sedih, (dalam) satu, dua bulan ini banyak membantu pejabat negara untuk refer ke rumah sakit yang ada di Jakarta, pemerintah lupa bahwa harus menyediakan fasilitas kesehatan buat pejabat negara," kata Rosaline, dalam acara rilis survei Median, Rabu (7/7/2021), dilansir dari artikel Kompas.com berjudul Usulkan RS Covid-19 untuk Pejabat, Wasekjen PAN: Harus Diistimewakan.
Rosaline menuturkan, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto yang biasa dijadikan rujukan bagi pejabat negara pun sudah tidak mampu menangani di tengah lonjakan kasus Covid-19.
Ia menceritakan pengalaman ketika kesulitan mencari rumah sakit bagi anggota Komisi II DPR dari Fraksi PAN John Siffy Mirin yang terpapar Covid-19 hingga meninggal dunia.
"Saya sampai mengemis-ngemis, saya punya ketua fraksi PAN, saya punya teman dari wakil ketua Komisi IX, saya punya ketua umum PAN, semua mengemis-ngemis ke (RS) Medistra untuk ada ruangan, itu sampai segitunya," ujar dia.
Rosaline mengatakan, pemerintah mesti menyediakan rumah sakit khusus bagi pejabat karena kesehatan mereka harus mendapat perhatian khusus.
"Kementerian Kesehatan harus sudah mulai waspada karena pejabat negara ini harus diistimewakan, dia ditempatkan untuk memikirkan negara dan rakyatnya. Bagaimana sampai dia datang ke emergency terus terlunta-lunta," kata Rosaline.
Lantas siapa Rosaline Rumaseuw?
Berikut informasi tentang Rosaline Rumaseuw dilansir Tribun-timur.com dari berbagai sumber:
Rosaline Rumaseuw berasal dari Timika, Papua.
Ia lahir 23 Januari 197.
Rosaline Rumaseuw sekolah di Biak dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Pada 1989, Rosaline Rumaseuw sekolah menengah atas di SMAN 54 Jakarta.
Ia menempuh pendidikan sarjana kedokteran di Univeristas Diponegoro pada 1996.
Dilansir Tribun-timur.com dari Facebook pribadinya, tertulis dia menyelesaikan Program Studi S2 Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2006.
Pada laman wikipedia, Rosaline Rumaseuw tercatat sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat 2014–2019 untuk Papua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.
Dia kemudian beralih ke Partai Amanat Nasional.
Rosaline Rumaseuw mendaftar sebagai calon anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Barat asal Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pemilu 2019.
Rosaline Rumaseuw kemudian dipercaya sebagai salah satu yang Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) pada Susunan Kepengurusan DPP PAN periode 2020-2025.
Pengesahan Pengangkatan Pengurus DPP PAN periode 2020-2025 tertuang dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor: M.HM - 08. AH. 11.01 Tahun 2020. (Tribun-timur.com/ Sakinah Sudin/ Kompas.com/ Ardito Ramadhan)