Breaking News:

Serunya Berwisata dengan Kosep Liveboard di Labuan Bajo, Nginap Dua Malam di Kapal Phinisi

Tak kalah unik adalah "Pantai Pink". Pasirnya halus dan benar-benar berwarna pink.

Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Ina Maharani
handover
Nurhayat (baju biru) saat bersama wisatawan Al Jasiyah di atas kapal Pinisi di Labuan Bajo. 

TRIBUN-TIMUR.COM -- Indonesia memiliki banyak pulau yang indah yang sangat cocok dikembangkan sebagai wisata bahari.

Salah satu destinasi superprioritas yang dikembangkan oleh Kemenparekraf adalah Labuan Bajo. Terletak di Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Demikian dipaparkan Nurhayat, CEO Al Jasiyah Travel, yang baru saja membawa wisatawan ke Labuan Bajo.

Pulau Padar salah satu lokasi yang paling eksotik yang masuk dalam list yang dikunjungi. Spot foto dari ketinggian dengan latar pantai sepanjang perbukitan, bisa dijangkau setelah melewati 800an anak tangga. Foto dengam latar "sunrise" juga sangat menarik.

Bagi yang hobi snorkling dan diving ada sejumlah tempat dengan terumbu karang dan biota hayati bawah laut yang luar biasa indah.

Tak kalah unik adalah "Pantai Pink". Pasirnya halus dan benar-benar berwarna pink.

Sangat romantis untuk spot foto bareng pasangan. Lebih spektakuler lagi jika Anda membawa drone. Semua sisi dapat diexplore dengan segala keindahannya.

Saat ini paket wisata Labuan Bajo dikemas dengan konsep liveaboard, di mana wisatawan menginap di atas kapal phinisi.

Sangat digemari karena memberikan sekaligus pengalaman berwisata dengan Pinisi.

"Ada ratusan phinisi yang dapat digunakan oleh traveler yang datang ke Labuan Bajo. Mulai dari yang berkapasitas 12,14,16 hingga untuk 20 tamu. Bisa ikut di open trip, bisa juga private group," sebut Nurhayat.

Konsep ini memang menjadi sesuatu yang beda, karena selain menginap di kapal wisatawan diajak berwisata ke sejumlah pulau dengan phinisi tersebut.

"Di pulau-pulau tersebut wisatawan bisa bersantai, snorkling, treking, sampaidiving," papar Nurhayat.

Wisarawan menginap dan beraktivitas dua malam di atas kapal legendaris itu.

Waktu dua hari cukup untuk menyaksikan ragam pesona di Labuan Bajo, termasuk mengunjungi Taman Nasional Komodo.

"Paket wisata liveaboard Labuan Bajo ini lagi trend, ada paket 3 hari 2 malam sudah fullboard makan 3x di kapal, sekamar ber 2 di kapal, ini adalah petualangan yang mengasyikkan," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved