Breaking News:

Tribun Maros

Mulai Hari Ini, Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Sertifikat Vaksin

Mulai Hari Ini, Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Sertifikat Vaksin

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
Suasana Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Senin (5/7/2021). 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Menindaklanjuti adanya PPKM Darurat di Jawa dan Bali, Angkasa Pura I Siap Implementasi Ketentuan Perjalanan Baru Mulai, Senin (5/7/2021).

Ketentuan perjalanan baru ini berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor SE 45 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19.

Surat edaran tersebut memuat mengenai dokumen yang menjadi syarat penerbangan dari dan menuju Bali dan Jawa.

Dalam surat edaran tersebut diketahui bagi calon penumpang yang ingin melakukan perjalanan dari dan menuju Bali dan Jawa, harus menyertakan sertifikat vaksin Covid-19 pertama.

"Khusus untuk calon penumpang dari dan menuju ke Jawa dan Bali, itu wajib menunjukkan sertifikat vaksin minimal untuk dosis pertama," ucap Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura II, Iwan Risdianto saat ditemui tribun-timur.com, Minggu (4/7/2021).

Selain itu, dokumen lain yang disyaratkan adalah surat keterangan hasil tes negatif RT-PCR, yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Calon penumpang pun diwajibkan untuk mengisi e-HAC Indonesia.

"Dari e-HAC kan kelihatan apakah penumpang ini telah melakukan vaksinasi atau belum, makanya e-HAC wajib diisi oleh calon penumpang," tambahnya.

Untuk aturan perjalanan baru ini hanya berlaku untuk daerah Jawa dan Bali.

"Untuk saat ini memang berlaku untuk daerah Jawa dan Bali karena peningkatan kasus Covid yang tinggi di daerah tersebut," ucapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved