Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

Dapat Atensi Kemenkeu, BPKAD Makassar Segera Bayarkan Insentif Nakes Pasien Covid-19

Dapat Atensi Kemenkeu, BPKAD Makassar Segera Bayarkan Insentif Nakes Pasien Covid-19

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/IKHSAN
Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Helmy Budiman 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Plt Kepala BPKAD Kota Makassar, Helmy Budiman mengatakan saat ini pihaknya sedang mengupayakan agar insentiif tenaga kesehatan (Nakes) di 47 puskemas dibayarkan secepatnya.

Katanya, anggaran untuk insentiif nakes sudah menjadi prioritas. 

Alokasi dana berasal dari Anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) di APBD 2021.

Sejauh ini, anggaran tersebut telah diajukan melalui perubahan parsial APBD. 

Total anggaran yang diusulkan ialah Rp 9 miliar sesuai kebutuhan dari Dinas Kesehatan (Dinkes)

"Iya sudah masuk di parsial 5," jelas Helmy saat dihubungi tribun-timur.com via telepon selularnya, Minggu (4/7/2021).

Pihaknya berjanji akan segera mencairkan insentif nakes. 

Mengingat, BKPAD juga sudah mendapat atensi dari Kementerian Keuangan (Keuangan).

"Sudah menjadi penekanan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga. InsyaAllah segera kami proses," tutupnya.

Sementara, Plt Kepala Dinkes Kota Makassar, Hadijah Iriani mengaku membutuhkan sekitar Rp 9 miliar untuk melunasi tunggakan insentif mereka. 

Itu untuk pembayaran mulai Oktober sampai Desember 2020, atau tiga bulan.

"Nah sekarang ini baru satu bulan dibayar, selisih sisanya, jadi September. Untuk Oktober, November, Desember itu belum," terangnya.

"Diupayakan oleh BPKAD, jadi Nakes terkait dengan Covid-19 itu kita masih kurang hampir Rp 9 miliar," lanjutnya.

Iriani melanjutkan, upaya yang dilakukan dengan mengalokasikan dana dari Anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) di APBD 2021. 

Ia berharap insentif nakes segera cepat dibayarkan. Sehingga, bisa fokus untuk pembayaran tahun 2021.

"Jadi bulan 9 sudah selesai, jadi kita harapkan dana BTT bisa menyelesaikan itu. Dan tidak boleh tidak dibayarkan sampai di bulan ini," jelasnya.

Lebih lanjut, Iriani menyebut bahwa insentif untuk nakes Covid-19 di RSUD Daya sudah terbayarkan sampai Desember 2020. 

Total anggaran yang dikucurkan untuk membayar mereka ialah Rp 7 miliar. 

"Kan kemarin yang turun anggarannya Rp 7 miliar lebih, ternyata kita membutuhkan anggaran Rp 15 miliar lebih. Jadi yang kita selesaikan dulu rumah sakit," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan tribun-timur.com, AM Ikhsan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved