Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

Legislator PKS Sulsel Ismail Bachtiar Soroti Kerumunan di Peluncuran Tim Detector Makassar

Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ismail Bachtiar bereaksi keras atas kerumunan dalam peluncuran Tim Detector Pemkot Makassar

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
Instagram @ismailbachtiar
Anggota Komisi E DPRD Sulsel Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Ismail Bachtiar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ismail Bachtiar bereaksi keras atas kerumunan dalam peluncuran Tim Detector Pemkot Makassar, Jumat (2/7/2021).

Ismail khawatir kerumunan terkesan mengingkari komitmen aturan pukul 20:00 malam demi mencegah penyebaran Virus Corona.

"Kalau sampai dua pekan ke depan kasus Covid-19 Makassar naik, maka boleh jadi kerumunan ini penyebab utamanya," kata Ismail kepada Tribun Timur Jumat (2/7/2021).

Ismail meminta Fraksi PKS DPRD Kota Makassar memanggil penanggung jawab kegiatan kerumunan itu untuk dimintai penjelasan.

Menurutnya, kerukunan itu mengingkari komitmen aturan pukul 20:00 malam yang mengatasnamakan pencegahan penyebaran Virus Covid-19.

"Karena setau saya tempat-tempat cafe resto dan usaha lain dak bolehmi kumpul-kumpul diatas jam 8 malam, sekalian teman-teman DPRD Fraksi PKS panggil ini penanggungjawab minta bertanggung jawab," kata Ismail.

Ismail menilai penanggung jawab kegiatan harus memberi keterangan, terlalu nekat kumpulkan orang sebanyak itu di saat kasus lagi naik-naiknya.

"Minta penjelasan jumlah, ketepatan anggaran, dan proyeksi manfaatnya ini hunter-hunter," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi resmi melaunching Tim Satgas Detektor Kota Makassar di Lapangan Karebosi, Jumat (2/7/2021) pukul 17.00 Wita.

Peluncuran itu menuai perhatian sejumlah warganet karena memicu kerumunan massa. Peluncuran itu viral di media sosial Instagram.

Satgas Detektor inilah yang nantinya menjadi ujung tombak peperangan melawan Covid-19.

"Inilah saat-saat menentukan, hasil peperangan, karena dalam perang, pasukan infantrilah yang menjadi ujung tombak penentu kemenangan," ujar Danny.

Saat ini sudah ada tiga Satgas yang dimiliki oleh Kota Makassar untuk menghadapi Covid-19.

Yaitu Satgas Raika, Satgas Covid Hunter, dan terakhir Satgas Detektor.

"Kenapa Detektor terakhir di launching karena Detektor memang merupakan penuntas dari Program Makassar Recover," katanya.

Adapun tugas tim detektor yakni memonitoring seluruh perkembangan kesehatan setiap warga per RT/RW. 

"Dimana dua orang setiap detektor bertugas di masing-masing RT, berarti kalau ada 5.000 RT, ada 10 ribu Satgas detektor, ditambah dengan 1 Nakes yang mengoperasikan alat kesehatan untuk mengukur kesehatan mayarakat dalam screening," jelasnya.

Laporan Kontributor TribunMakassar.com @bungari95

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved