Breaking News:

Musda Demokrat Sulsel

Aco Bertemu Empat Mata dengan Ullah, Ini yang Disepakati Menjelang Musda Demokrat Sulsel

IAS atau Aco mengatakan musyawarah mufakat adalah bentuk kedewasaan berdemokrasi sekaligus menghindari perpecahan antarkader.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Abdul Azis Alimuddin
HANDOVER
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan penghargaan kader terbaik ke Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel Nimatullah Erbe pada penataran kader utama Partai Demokrat di Hotel Novotel Bogor Golf and Convention Center, Minggu (3/4/2016). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS) berharap Musyawarah Daerah Partai Demokrat Sulawesi Selatan menempuh jalan musyawarah mufakat.

IAS atau Aco mengatakan musyawarah mufakat adalah bentuk kedewasaan berdemokrasi sekaligus menghindari perpecahan antarkader.

"Musyawarah mufakat bentuk demokrasi terbuka. Demokrat harus bisa melakukan hal sama. Ujung musda adalah rekonsilasi, tidak boleh ada kader yang ngambek, marah, dan buat organisasi baru," kata IAS kepada wartawan di Hotel Swiss Bell Losari, Selasa (29/6/2021).

IAS mengaku telah menyampaikan keinginannya maju Musda kepada Ni'matullah Erbe. IAS mengaku rutin menjalin komunikasi dengan Ni'matullah Erbe soal pencalonannya.

IAS juga mengaku selalu meminta izin setiap kali ingin menemui ketua-ketua DPC.

Baru-baru ini IAS mengaku juga bertemu empat mata Sabtu malam pekan lalu, di Swiss Bell Panakkukang.

Pertemuan itu menjadi signal kuat Ilham dan Ni'matullah akan bergandengan apapun hasil Musda mendatang.

"Saya tetap komunikasi. Bagi saya tidak ada artinya dukungan DPC, karena ujungnya bisa saja saya bicara sama Ullah berdua. Apalagi Malam Sabtu saya sama-sama. Ullah hargai saya," katanya.

IAS mengatakan, akan berjuang semaksimal mungkin agar musda akan datang tidak melahirkan perpecahan internal.

Menurutnya, hal itu sudah sudah jadi tekadnya sebagai mantan Ketua DPD Demokrat Sulsel.

Ilham Arief Sirajuddin mengunjungi Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih Nomor 430 Kota Makassar, Rabu (2842021) malam. (Foto Ari Maryadi Tribun Timur)
Ilham Arief Sirajuddin mengunjungi Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih Nomor 430 Kota Makassar, Rabu (2842021) malam. (Foto Ari Maryadi Tribun Timur) (TRIBUN-TIMUR.COM/ARI MARYADI)

"Kedepankan konsolidasi yang lebih condong pada upaya konsolidasi," kata IAS.

Mantan Wali Kota Makassar dua periode itu mengatakan, jika dirinya dan Ni'matullah bergandengan tangan untuk Demokrat, maka akan menjadi kekuatan yang jauh lebih diperhitungkan ketimbang harus terpecah.

Tekad ini dijaga IAS dengan sejumlah langkah. Di antaranya, semua upaya konsolidasi dengan DPC se-Sulsel selalu diawal dengan penyampaian kepada Ni'matullah.

"Kalau orang lihat dari luar seakan-akan kami bersaing dan bergesekan. Tapi saya merasa tidak demikian. Komunikasi kami sangat intens. Komunikasi chating lancar, pertemuan juga sering. Soalnya, saya dan Ni'matullah kan sama-sama cinta Demokrat," katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved