Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Masih Ingat Charles Lionga? Eks Stopper PSM Makassar Jadi WNI dan Kini Buka Warung Makan Sederhana

Ternyata Charles Lionga menetap di Indonesia, bersama istri dan kedua anaknya, tepatnya di Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra)

Editor: Arif Fuddin Usman
Foto: Lukman Budianto/kendarinesia
Mantan pemain PSM Makassar Charles Lionga yang telah menjadi WNI dan kini menetap di Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Lama tak terdengar kabar pemain belakang dari Afrika pertama yang memperkuat PSM, Charles Lionga (Kamerun).

Ternyata Charles Lionga menetap di Indonesia, tepatnya di Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kini bersama istri dan dua anaknya menetap di Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sultra.

Stopper handal PSM Makassar asal Kamerun itu memperkuat Pasukan Ramang pada 1996-2000.

Ia ikut mempersembahkan gelar juara Liga Indonesia di musim terakhirnya.

Charles Lionga kemudian menikahi wanita asal Kabupaten Sinjai dan juga sempat melatih tim sepakbola lokal Perssin Sinjai.

Di Lasusua, pria berusia 50 tahun ini membuka warung makan sederhana yang menyajikan menu khas Bugis-Makassar. 

Tak bisa jauh dari sepakbola, diketahui Charles Lionga menjadi pelatih di klub amatir yakni pelatih PS Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

Charles Lionga juga melatih tim kabupaten Kolaka dan sekarang ini menjabat direktur teknis di Sekolah Sepakbola (SSB) Amali.

Charles Orume Lionga menjadi pelatih PS Kolaka Utara saat bermain di kompetisi Liga 3 musim 2017 lalu. Liga 3 sendiri bergulir dalam zona untuk wilayah provinsi.

Charles Lionga menyebut nama PSM Makassar masih tetap melekat di hatinya sampai sekarang.

Mengenang masa-masa dia bermain di PSM, Charles menyebut bahwa Stadion Andi Mattalatta adalah stadion keramat bagi klub yang bertandang ke sana.

Bagaimana tidak, sejak Charles bermain di PSM Makassar, dia mengaku tidak pernah kalah di stadion itu. “Jangankan kalah, seri saja itu tidak pernah,” ucapnya.

Pria kelahiran 1971 ini berharap masa kejayaan PSM bisa terulang kembali.

Charles berpesan kepada manajemen PSM Makassar agar tidak sembarang merekrut pemain, khususnya pemain muda, maupun pemain asing.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved