Breaking News:

PPDB 2021

Tepis Dugaan Pungli, Disdik Makassar Sebut Orang Tua Siswa Kurang Sabar

Disdik Kota Makassar Amelia Malik tidak menampik adanya persoalan selama proses PPDB Tahun 2021 tingkat SD/SMP.

TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Suasana posko aduan di Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar, Jumat (2562021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar Amelia Malik tidak menampik adanya persoalan selama proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2021 tingkat SD/SMP.

Seperti masalah titik kordinat, khususnya masalahi NIK dan Kartu Keluarga yang berbeda.

Menurutnya, persoalan yang terjadi pada proses PPDB, karena orang tua siswa kurang bersabar.

"Kadang begini, mereka itu tidak sabar, dia merasa itu, kalau di sekolah itu tidak puas ya, langsung saja ke Disdik," ujar Amalia saat dihubungi, Senin (28/6/2021)

Sehingga Amelia membantah jika persoalan terjadi, karena adanya dugaan pungli

Apalagi menurutnya, semua pelaksanaan PPDB dilakukan melalui sistem.

"Inikan sistem yang atur, jadi semuanya kita buat sedemikian rupa. Supaya kita bisa lebih safety," katanya

"Artinya lebih transparan akuntabilitasnya sesuai asas PPDB, kalau di katakan pungli yah bagaimana caranya bisa pungli," lanjutnya

Amelia menjelaskan, semua data dari siswa pada saat pendaftaran, berasal dari Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), yang menjadi paswordnya untuk mendapatkan akun, sehingga secara otomatis akan muncul NIK.

Lanjutnya, lintang bujur rumah dan asal sekolah akan muncul. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved