Breaking News:

Tribun Kampus

UNM Umumkan Mawapres Universitas, Mahasiswa Psikologi Juaranya

Universitas Negeri Makassar (UNM) Umumkan Mawapres Universitas, Mahasiswa Psikologi Juaranya

Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
UNM Umumkan Mawapres Universitas, Mahasiswa Psikologi Juaranya
ist
Mahasiswa Berprestasi UNM, Nurul Alwiah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Negeri Makassar (UNM) telah mengumumkan mahasiswa berprestasi tingkat universitas.

Mahasiswa asal Fakultas Psikologi, Nurul Alwiah jadi juaranya. Hal itu dibeberkan oleh Wakil Rektor UNM, Sukardi Weda melalui pesan WhatsApp kepada tribun-timur.com, Kamis (24/6/2021) sore.

Sukardi Weda mengatakan, ada sembilan kandidat yang berkompetisi dalam pemilihan mahasiswa berprestasi ini.

Masing-masing perwakilan dari tiap fakultas, mulai dari Fakultas MIPA, Teknik, FBS, FIP, FIK, Psikologi, FEB, FIS, dan FSD.

"Mereka telah melalui tahapan di masing-masing fakultas. Ini adalah orang-orang pilihan yang berhasil lolos seleksi dari puluhan ribu mahasiswa UNM," katanya.

Adapun juara satu disabet oleh Mahasiswa Psikologi UNM, Nurul Alwiah.

Juara 2, St. Chairun Annisa Yusran mahasiwa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum.

Juara 3 Fathiyah Indah dari Fakultas Ilmu Pendidikan.

Pengumuman ini berdasarkan hasil penilaian para juri setelah melewati tahapan-tahapan termasuk presentasi karya tulis ilmiah, dan tahapan wawancara akhir.

"Wawancaranya kita lakukan kemarin, hari Rabu. Dan hari ini kita tentukan hasilnya," tuturnya.

Sementara itu, Nurul Alwiah mengaku senang dengan keputusan tersebut.

Ia mengaku jerih payahnya selama ini dalam mengikuti tahapan demi tahapan pilmapres terbayarkan dengan hasil hari ini.

Tidak mudah untuk sampai ke titik ini kata dia. Tahapan pilmapres sangat menguras tenaga mengingat statusnya sebagai mahasiswa jurusan psikologi yang punya tantangan besar dari mahasiswa lainnya.

Menjadi pembelajaran berharga baginya, apalagi dalam proses penyusunan karya ilmiah ia didampingi langsung oleh dosen-dosen berprestasi. 

Terlebih lagi juri-jurinya merupakan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan wakil Rektor Kemahasiswaan. Tak semua mahasiswa bisa punya kesempatan tersebut.

"Saya rasa tidak semua mahasiswa bisa berkesempatan untuk mendapat pendampingan soal kepenulisan," ujarnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved