Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Curhat Polwan Polres Lutim Terima Prank Call Center 110, Kami Dimaki dan Diberi Kata Tak Senonoh

Polwan Polres Luwu Timur menceritakan pengalamannya menjadi operator call center 110 Polres Luwu Timur.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
ist
Kapolres Luwu Timur AKBP Indratmoko saat memberikan arahan kepada pelaku prank call center di ruang Call Center Polres Luwu Timur, Kamis (24/6/2021) sore 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Polwan Polres Luwu Timur menceritakan pengalamannya menjadi operator call center 110 Polres Luwu Timur.

Terutama saat mendapat prank dari warga yang sekedar usil menghubungi call center yang dijaga 24 jam tersebut.

Briptu St Fatimah Akib mengatakan, call center aktif di Polres Luwu Timur pada April 2021.

Sejumlah panggilan terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kambtibmas) di sejumlah wilayah Luwu Timur masuk.

Selain warga yang benar-benar menghubungi call center karena memang kondisi darurat atau emergency, ada juga yang sekedar usil dan iseng.

Fatimah mengatakan, pelaku prank call center ini laporannya berbeda-beda dengan nomor berbeda.

Ada yang mengaku kehilangan ayam, kebakaran dan pencurian.

"Namun setelah dicek oleh petugas dilapangan ternyata tidak ada kejadian seperti yang dilaporkan," kata St Fatimah kepada TribunLutim.com di Polres Luwu Timur, Kamis (24/6/2021) sore.

Fatimah juga mengaku, ia dan rekannya yang bertugas sebagai operator call center biasa mendapat perkataan tak senonoh dan kasar dari penelpon.

"Ada masyarakat yang menelpon berkata kasar dan tak senonoh. Kami dimaki dan diberi kata tak senonoh," ujar Fatimah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved