Bupati Mukomuko
Profil Sapuan, SE, MM, Ak,CA, CPA Bupati Mukomuko Minta Game ML, FF, PUBG, Higgs Domino Dihapus
Sosok Sapuan Bupati Mukomuko mendadak viral, minta game online dihapus seperti PUBG, Mobile Legend, Higgs Domino Islan ke Kominfo RI
TRIBUN-TIMUR.COM - Nama Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Sapuan, SE, MM, Ak,CA, CPA, mendadak viral di media sosial.
Penyebabnya, bupati yang baru-baru ini terpilih meminta kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI menghapus sejumlah game online.
Game online seperti PUBG M, Mobile Legends, Free Fire hingga Higgs Domino Island dihapus.
Minimal game online tersebut tidak bisa diakses di wilayah Kabupaten Mukomuko karena dianggap lebih banyak mudharat dibanding manfaatnya.
Baca juga: Inilah 3 Tim Esport Indonesia di 10 Besar World Ranking Tim Mobile Legends, Mana Tim Favoritmu?
Baca juga: Siapa Fans EVOS Esports? Daftar 5 Tim Esport Indonesia yang Pernah Juara Dunia Harumkan Nama Negara
Permintaan disampaikan Bupati Mukomuko melalui surat resmi kepada Kominfo RI.
Bupati Mukomuko menganggap game online memiliki dampak negatif pada anak.
“Bupati telah menyampaikan surat permohonan untuk meminta Menkominfo melalui Direktorat Jenderal Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir 'game online' di wilayah Kabupaten Mukomuko," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mukomuko Bustari Maller dalam keterangan di Mukomuko, Selasa (22/6) dikutip dari ANTARA.
Ia menyatakan Bupati Sapuan meminta Menkomindo memblokir game online sehubungan dengan banyaknya keluhan masyarakat setempat terhadap game online di Kabupaten Mukomuko yang bisa diakses oleh semua kalangan, terutama para remaja yang masih usia sekolah.
Menurut dia Bupati meminta Menkonmnfo memblokir game online antara lain "game PUBG M", "game free fire", "game mobile legends", "game higgs domino" serta sejenisnya yang aplikasinya disediakan lewat smartphone maupun komputer lainnya.
Baca juga: Inilah 3 Tim Esport Indonesia di 10 Besar World Ranking Tim Mobile Legends, Mana Tim Favoritmu?
Baca juga: Siapa Fans EVOS Esports? Daftar 5 Tim Esport Indonesia yang Pernah Juara Dunia Harumkan Nama Negara
Disebutkannya bahwa dampak negatif dari game online begitu besar, baik dari sisi perkembangan anak, kesehatan maupun pendidikan anak itu sendiri.
"Mereka, anak-anak itu, telah menjadi pecandu game online sehingga kondisi seperti ini seharusnya segera mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat," katanya.
Kemudian dari sisi kesehatan, kata dia, anak yang sudah kecanduan game online akan mengalami gangguan penglihatan, obesitas hingga “syndrome quervain”.
Lalu dari sisi psikologis, anak akan menjadi lebih individual dan menjadi egois dan dalam hal ini tidak cukup hanya mengendalikan peran orang tua saja, perhatian pemerintah melalui Kemkominfo dimohonkan dapat memblokir situs dan aplikasi game online tersebut.
Ia menyatakan tidak ada salahnya bupati menyampaikan surat permohonan untuk meminta pihak Kemkominfo memblokir situs dan aplikasi game online secara nasional atau kabupaten.
Bupati meminta menteri memblokir game online karena pemerintah daerah setempat tidak mempunyai kewenangan memblokir situs dan aplikasi game online tersebut.