Breaking News:

PSM Makassar

Tahun ke Tahun Kebobolan di Liga 1 Terus Bertambah, PSM Butuh Stopper Asing Garang, Ini Kandidatnya

Tahun ke Tahun Kebobolan di Liga 1 Terus Bertambah, PSM Butuh Stopper Asing Garang, Ini Kandidatnya

Editor: Alfian
Instagram/abdul_rahman_sulaeman
Stopper PSM Makassar, Abdul Rahman, bersama eks rekannya, Steven Paulle. Liga 1 2021 PSM mencari stopper asing baru. 

Musim 2020, PSM mendatangkan dua stopper asing sekaligus.

Yakni Hussein Eldor pemain asal Lebanon (kuota Asia) dan Serif Hasic asal Bosnia.

Hanya saja keduanya tak bertahan lama lantaran kompetisi diberhentikan dan membuat manajemen PSM memutus kontrak Serif Hasic dan Hussein Eldoor.

Sebelumnya benteng pertahanan PSM Makassar masih kurang amunisi.

Utamanya barisan stopper atau bek tengah, Laskar Pinisi baru memiliki tiga pemain.

Ketiganya yakni Hasim Kipuw yang dulunya bertugas sebagai fulback kini bertransformasi sebagai stopper.

Kemudian Erwin Gutawa, putra Bone yang baru direkrut saat Piala Menpora 2021.

Hasim dan Erwin diduetkan saat PSM berlaga di Piala Menpora.

Hasilnya cukup baik, lantaran membawa Laskar Pinisi tembus semifinal.

Selanjutnya yakni Abdul Rahman Sulaiman.

Menjadi bek andalan PSM sejak musim 2018, pemain asal Sidrap ini dipastikan kembali musim ini usai dibekap cedera di akhir musim 2019 lalu.

Hanya saja dengan bermodalkan tiga pemain bek tengah dianggap kurang mumpuni.

Apalagi mengarungi ketatnya persaingan di Liga 1 Indonesia 2021.

Olehnya itu PSM berencana menambah barisan pemain bek tengah. Pilihannya kemungkinan legiun asing.

Mengingat saat ini PSM masih memiliki kuota dua pemain asing (1 asia dan 1 non asia) yang belum terpakai.

Carateker pelatih PSM, Syamsuddin Batola mengatakan jika berdasar regulasi memang kuota PSM saat masih kurang.

Untuk perekrutan pemain, dia menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen.

"Kita tunggu dari manajemen. Apa mendatangkan pemain asing atau pemain lokal untuk menunjang tim ini," katanya saat ditemui usai melatih di Lapangan Bosowa Sport Center, Senin (21/6/2021).

Terpisah CEO PSM, Munafri Arifuddin, mengatakan untuk posisi stopper akan melihat komposisinya.

Sebab, pihaknya sampai saat ini masih bernegosiasi dengan beberapa pemain.

Setelah itu baru menentukan.

"Ada pemain masih harus ditanyakan bagaimana statusnya. Apa masuk regulasi telah ditetapkan atau tidak dan sebagainya," ujarnya Jumat (18/6/2021).

"Jangan sampai kita sudah bicara, ternyata dia (pemain) tidak bisa karena telah main di sebuah klub di kasta liga," tambahnya.

Cari yang Muda

Sekretaris Jenderal (Sekjend) Red Gank, Sadakati Sukma, mengingatkan kepada manajemen agar lebih mengutamakan pemain asing yang masih berusia muda atau masih dalam usia produktif.

Ia mencontohkan dalam beberapa musim terakhir PSM selalu mendatangkan stopper asing yang cukup baik.

Ia menyebutkan seperti Aaron Evans dan Hussein Eldor yang usianya masih di bawah 30 tahun.

Jika mendatangkan kembali stopper asing musim ini, Sadat sapaannya pun berharap yang datang pemain yang memiliki jiwa petarung.

“Dari mana pun, bisa Asia atau non Asia tidak masalah. Tapi lebih bagus lagi yang usianya di bawah 30 tahun,” katanya kepada Tribun Timur, Senin (21/6/2021).(*)

Stopper Asing PSM Era Liga 1 (2017-2020)

Steven Paulle (2017-2018)
Negara: Prancis
Tandem: Hamka Hamzah (2017), Abd Rahman (2018)
Jumlah laga: 27 (2017), 31 (2018)
Kebobolan: 38 (2017), 42 (2018)
Kartu kuning: 6 (2017), 7 (2018)
Kartu merah: -

Aaron Evans (2019)
Negara: Australia
Tandem: Abd Rahman
Jumlah laga: 29
Kebobolan: 50
Kartu kuning: 6
Kartu merah: 1

Hussein Eldor (2020, liga dihentikan)
Negara: Lebanon
Tandem: Serif Hasic
Jumlah laga: 3
Kebobolan: 3
Kartu kuning: -
Kartu merah: -

Serif Hasic (2020, liga dihentikan)
Negara: Bosnia dan Herzegovina
Tandem: Hussein Eldor
Jumlah laga: 3
Kebobolan: 3
Kartu kuning: 2
Kartu merah: -

Stopper sementara PSM (Liga 1 2021)
Abd Rahman
Hasim Kipuw
Erwin Gutawa

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved