Breaking News:

Tribun Sinjai

Kisah Haji Mahmud, Petani Sinjai yang Sukses Bangun Masjid di Pelosok

Haji Mahmud (68), petani asal Dusun Kaddorobukua, Desa Barania, Kecamatan Sinjai Baratberhasil membangun sebuah masjid.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Haji Mahmud (68), petani asal Dusun Kaddorobukua, Desa Barania, Kecamatan Sinjai Baratberhasil membangun sebuah masjid. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI BARAT - Haji Mahmud (68) warga Dusun Kaddorobukua, Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan berhasil membangun sebuah masjid.

Sejak kecil ia didik menjadi petani tembakau dan cengkih di daerah dataran tinggi pedalaman Sinjai itu.

Mahmud melakoni aktivitasnya sebagai petani dan sebagai penjual tembakau tradisional.

Di samping sebagai petani tembakau, ia juga sebagai penjual tembakau di dua pasar yakni Pasar Manipi, Kecamatan Sinjai Barat dan Pasar Manimpahoi, Kecamatan Sinjai Tengah.

Pendidikan Haji Mahmud tak setinggi pada umumnya masyarakat di desa itu.

Tetapi ia hanya mengenyam pendidikan setara Sekolah Menengah Atas (SMA).

Namun ia tekun menjalani aktivitasnya sebagai petani dan sebagai penjual tembakau tradisional.

Sejak memulai usaha bisnisnya, Haji Mahmud mengumpulkan uangnya dari hasil jual tembakau.

Dari hasil itu, laki-laki kelahiran 15 Mei tahun 1953 ini mulai membeli beberapa lahan kebun cengkih dan kopi di Desa Barania.

Tahun 1997 lalu, ia mulai menunaikan ibadah haji pertamanya ke Mekkah. Saat ini Mahmud telah menunaikan ibadah dua kali.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved