Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

CPNS di Sulsel

Jadi Penguji Peserta Latsar CPNS, Indah Putri Ingatkan Pentingnya Rancangan Aktualisasi

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, menjadi tim penguji pada pelatihan dasar atau latsar CPNS golongan III angkatan XIX tahun 2021.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
ist
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani membuka Muskab PMI Luwu Utara yang berlangsung di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara, Minggu (23/5/2021). 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, menjadi tim penguji pada pelatihan dasar atau latsar CPNS golongan III angkatan XIX tahun 2021.

Latsar digelar Pemkab Luwu Utara bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulawesi Selatan.

Indah menguji 10 orang peserta di Ruang Command Center Kantor Bupati Luwu Utara, Senin (21/6/2021) siang.

Pada kesempatan itu, Indah kembali mengingatkan pentingnya rancangan aktualisasi dilakukan.

Dengan mengedepankan isu-isu aktual yang menjadi kebutuhan di perangkat daerah masing-masing.

"Rancangan aktualisasi itu yang paling penting adalah penentuan isunya," kata Indah via rilis Humas Pemkab Luwu Utara diterima TribunLutra.com.

"Karena ketika kita menemukan masalah, maka kita akan berupaya menawarkan solusi dalam rangka perbaikan citra organisasi di mana kita bekerja," sambung dia.

Tidak kalah pentingnya, lanjut Indah adalah memastikan rancangan aktualisasi.

Atau inovasi yang diangkat harus aktual.

Serta menjadi kebutuhan di perangkat daerah masing-masing.

"Saya harap inovasi tersebut harus mampu diukur dampaknya terhadap unit kerja masing-masing dan yang nantinya akan berdampak di unit kerja yang lebih luas," harapnya.

"Bukan cuma di lingkungan tempat kerja kita saja, tapi juga dapat ditiru di unit kerja yang lain," tambah Indah.

Dikatakan Indah, inovasi tersebut harus bisa diukur tingkat efektivitasnya.

Terhadap organisasi pemerintah daerah.

"Inovasi ini harus bisa diukur sejauh mana efektivitasnya," tuturnya.

Untuk itu, dia berharap rancangan aktualisasi yang disusun tidak boleh berhenti untuk kebutuhan latsar saja.

"Tetapi harus terus berlanjut, karena rancangan aktualisasi bukan hanya untuk kepentingan latsar saja, tapi juga dampaknya di unit kerja kita," pungkasnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved