Breaking News:

Tribun Sinjai

Datangi Polres Jeneponto, Aktivis PMII Minta Polisi Proses Hukum Oknum Kades yang Pukul Mahasiswa

Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sinjai, kembali menggelar aksi unjuk rasa, Senin (21/6/2021).

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sudirman
ist
Mahasiswa PMII Sinjai sampaikan aspirasi di depan pintu Mapolres Sinjai di Jl Ahmad Yani, Senin (21/6/2021) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sinjai, kembali menggelar aksi unjuk rasa, Senin (21/6/2021).

Mereka melakukan unjuk rasa di depan kantor Mapolres Sinjai, Jl Jendral Ahmad Yani.

Mereka mendesak polisi memproses hukum oknum kepala desa yang melakukan pemukulan saat aksi unjuk rasa pekan lalu.

"Kedatangan kami minta Polres untuk segera memproses dugaan pemukulan oknum kepala desa kepada aktivis PMII," kata Koordinator Aksi PMII Sinjai, Syahrul.

Mereka meminta polisi agar tidak tebang pilih dalam hal penanganan hukum.

Para aktivis juga menyayangkan oknum kepala desa yang memukul mahasiswa pendemo.

Padahal aksi unjuk rasa didukung dan dilindungi oleh undang-undang dalam hal penyampaian aspirasi.

Mahasiswa menyebut aksi pemukulan tersebut sebagai bentuk aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum kepala desa.

Ia berharap kepada aparat pemerintah Sinjai agar bisa hidup berdemokrasi dan aspiratif bukan dan tidak melakukan aksi premanisme saat disoroti.

Sebelumnya sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sinjai, menggelar aksi di depan kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) Sinjai, Selasa (15/6/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved