PKK Sulsel
PKK Sulsel Gandeng PT Pos Indonesia Siapkan Lapangan Kerja
Tim Penggerak PKK Sulsel menyiapkan sejumlah program untuk menekan angka pengangguran.
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan (Sulsel) Per Februari 2021 memperlihatkan, ada 6,78 juta penduduk usia kerja.
Dari angka itu, sekitar 4,43 juta merupakan angkatan kerja. Dimana, yang bekerja sekitar 4.176.800 orang, sedangkan pengangguran 256.914 orang.
Tim Penggerak PKK Sulsel menyiapkan sejumlah program untuk menekan angka pengangguran.
Salah satunya, menggandeng PT Pos Indonesia dalam menyiapkan lapangan kerja.
Pelaksana Tugas Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina mengatakan, PT Pos Indonesia membuka lapangan kerja sebagai pengantar paket dengan fee yang lumayan.
Pengantar paket tersebut dapat fee 10 persen. Hitungannya bila biaya pengantaran 20 ribu maka ia dapat Rp2 ribu.
Selain itu, lanjut Naoemi juga akan dibuka agen PT Pos Indonesia, baik untuk pribadi ataupun lembaga, dengan sharing fee 20 persen.
"Inilah yang akan kita sosialisasikan bersam PKK Kabupaten Kota, supaya teman-teman di daerah memanfaatkan kesempatan ini," kata Naoemi dalam rilisnya, Jumat (18/6/2021).
Menurut Naoemi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) yang ada di kawasan wisata Rammang-rammang juga bisa memanfaatkan kesempatan dari PT Pos Indonesia dalam memasarkan produk mereka secara online.
Tinggal bagaimana konsistensi dalam produksi dan pengemasan, sehingga produk senantiasa tersedia.
"PKK tentu saja harus membina UMKM yang ada di sini," ujarnya.
Cara Jadi Pengantar dan Agen
Sementara, Asisten Manajer Administrasi dan Penjualan PT Pos Indonesia Wilayah Sulawesi dan Maluku, Sri Endarti Halim, mengatakan, untuk menjadi agen PT Pos Indonesia, tidaklah sulit.
Bahkan, cukup menyiapkan satu ruangan kecil saja di kantor desa, itu sudah bisa dilakukan.
"Jika sudah ada agen disini, tidak perlu jauh-jauh lagi cari jasa pengiriman. Ini tentu akan menguntungkan UMKM yang ada disini. Selain itu, sharing fee sebesar 20 persen bisa menjadi sumber pendapatan baru," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pelaksana-tugas-ketua-tp-pkk-sulsel-naoemi-octarina-memberi-sambutan-1862021.jpg)