Breaking News:

Timor Leste

Mantan Mata-mata Australia untuk Timor Leste Dihukum karena Sebar Informasi Rahasia

Dilansir dari The Age, Jumat (18/6/2021), mantan mata-mata Australia yang dikenal sebagai Saksi K, telah dijatuhi hukuman percobaan.

Editor: Muh. Irham
int
Ilustrasi 

TRIBUNTIMUR.COM - Kasus penyadapan Australia mengenai urusan Timor Leste pada tahun 2004 lalu, kembali mencuat.

Dilansir dari The Age, Jumat (18/6/2021), mantan mata-mata Australia yang dikenal sebagai Saksi K, telah dijatuhi hukuman percobaan.

Mereka dituduh berkonspirasi untuk mengungkapkan informasi rahasia tentang dugaan operasi Australia untuk menyadap ruang kabinet Timor Timur selama negosiasi perjanjian minyak dan gas yang sensitif.

Dalam sidang vonis di Pengadilan Magistrat ACT pada hari Jumat, hakim Glenn Theakston memilih untuk tidak memenjarakan mantan mata-mata itu.

Dalam persidangan, keberadaan Saksi K disamarkan dari pandangan ruang sidang di balik dinding panel hitam.

Saksi K mengaku bersalah atas tuduhan pada hari Kamis.

Dia sekarang tunduk pada ikatan perilaku baik selama 12 bulan.

Theakston mengatakan pelanggaran itu "tidak sepele" dan kerahasiaan dalam badan-badan intelijen harus dijaga, Guardian Australia melaporkan.

"Tidak bisa dan tidak boleh sampai ... mantan anggota staf secara sepihak meninggalkan kewajiban keamanan itu," kata Theakston.

"Itu bukan pelanggaran yang akan disembunyikan untuk beberapa waktu."

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved