Penanganan Covid
Update Corona Sulsel Hari Ini: Barru Sudah Zona Hijau, Zona Orange Bertambah
Rabu (16/6/2021) pukul 12.35 Wita, ada delapan daerah di Sulsel yang masuk zona orange covid
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Zona risiko Covid-19 di Sulsel berubah.
Bila sebelumnya, ada tiga kabupaten/kota yang masuk zona orange atau risiko sedang yakni Makassar, Pangkep dan Sinjai. Kini mengalami penambahan.
Dilansir laman covid19.co.id, Rabu (16/6/2021) pukul 12.35 Wita, ada delapan daerah yang masuk zona orange, 15 daerah yang masuk zona kuning atau risiko rendah dan satu daerah yang zona hijau atau tidak ada kasus.
Delapan daerah yang masuk zona orange yakni, Makassar, Gowa, Bantaeng, Sinjai, Selayar, Enrekang, Palopo dan Luwu Timur.
Sementara yang masuk zona kuning, Maros, Pangkep, Parepare, Sidrap, Pinrang, Takalar, Jeneponto, Bulukumba, Bone, Soppeng, Wajo, Luwu, Luwu Utara, Tana Toraja dan Toraja Utara.
Dan satu-satunya daerah yang masuk zona hijau yakni Barru.
Ketua Tim Konsultan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan Prof Ridwan Amiruddin menilai penyebaran virus Corona Sulsel masih terkendali.
"Penanganan Covid-19 di Sulsel dan penyebaran virus masih cukup terkendali dibanding beberapa daerah di luar Sulsel," kata Prof Ridwan dalam rilisnya, Rabu (16/6/2021) pagi.
Menurutnya peta risiko peyebaran virus terbaru menujukkan zonasi risiko sangat dinamis namun terdapat peningkatan jumlah daerah ke zona orange.
"Covid-19 di sulsel dinamis sekali. Terdapat peningkatan jumlah kabupaten yang ke zona orange dari 3 ke 8 kabupaten dan 1 sudah hijau yang lainnya masih kuning," katanya.
Selain itu, Satgas Covid-19 Sulsel Husni Thamrin berharap kepada seluruh masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat.
"Alhamdulillah, perkembang covid-19 di sulsel terkendali berkah dukungan seluruh masyarakat yg selalu taat melaksanakan protokol kesehatan, menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan menghidari kerumunan," harapnya.
Diketahui dari data peta zonasi risiko Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Selatan update 13 Juni 2021 yakini tidak ada zona merah atau risiko tinggi, risiko sedang 29,1%, risiko rendah 66,6%, Tidak ada kasus 4,1%.
Respon Andi Sudirman
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menambahkan, intinya Sulsel sudah ada Pemberlakuan Pembatasan Pergerakan Masyarakat skala Mikro (PPKM Kikro).
"Kita tentu menginstruksikan kepada semua, apalagi ada peningkatan (kasus Covid-19) di luar wilayah Sulsel, kita tetap harus menjaga protokol kesehatan secara ketat," ujarnya.
"Dan kami mengimbau agar menjaga imun masing-masing, banyak asupan yang sehat dan bagaimana meningkatkan kekebalan tubuh," jelasnya.
Kemudian, lanjut dia, tentu soal kerumunan untuj dibatasi sesuai dengan prokes yang sudah ditetapkan.
Bagaimana dengan penjagaan pintu masuk?
"Kan sudah masuk dalam PPKM di dalamnya. Kalau di sana ada masalah tentu ada pola-pola dalam aturan tersebut," jelasnya. (*)
Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribun-timur.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).