Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Politik

Dua Kursi Pimpinan DPRD Kabupaten Milik Golkar Masih Lowong

Dua kursi pimpinan DPRD kabupaten milik Partai Golkar di Sulawesi Selatan masih lowong sejauh ini.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA
Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe memberikan petaka kepada Ambas Syam usai terpilih sebagai Golkar Gowa pada Musda X di Hotel Grand Town, Makassar, Sabtu (5/6/2021). 

Sebelumnya enam anggota fraksi Partai Golkar mengikuti uji kepatutan dan uji kelayakan untuk bersaing menduduki kursi Ketua DPRD Luwu Timur sepeninggal Amran Syam.

Mereka antara lain Najamuddin, Badawi Alwi, Mahadi, Heriyanti Harun, Wahidin Wahid dan Arifin.

Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe memimpin langsung uji kepatutan dan uji kelayakan (Fit dan proper test) kepada keenam calon Ketua DPRD tersebut.

Uji kepatutan dan uji kelayakan digelar di Sekretariat DPD I Golkar Sulsel, Jalan Amanagappa, Kota Makassar, Rabu, 17 Februari 2021.

Para anggota seleksi diantaranya Sekretaris DPD I Marzuki Wadeng, wakil ketua seperti La Kama Wiyaka, Ambas Syam, Herman Heizer, Rahman Pina, dr Salwa Mochtar, dan Nasruddin Nawawi.

Taufan Pawe mengatakan, uji kelayakan dan kepatutan ini untuk mencari sosok pengganti mumpuni Ketua DPRD Luwu Timur sepeninggal Amran Syam.

Ia menjelaskan, selain kader yang memiliki jiwa militansi, integritas, dan visioner, calon ketua DPRD Lutim juga mampu memahami konstalasi politik di Lutim saat ini. 

Terutama bagaimana memberikan solusi terbaik atas riak-riak pilihan partai Wakil Bupati Luwu Timur terpilih, Budiman Hakim.

"Ketua DPRD itu bukan hanya pimpinan sidang. Secara kader kegolkaran ada yang melekat. Sehingga sangat dibutuhkan figur yang bisa menjaga marwah partai," kata Taufan Pawe.

Ia menegaskan, pimpinan legislatif bukan jabatan biasa. Sosok ketua DPRD harus merupakan kader Golkar berintegritas dan visioner.

Wali Kota Parepare dua periode ini menjelaskan, tugas utama Ketua DPRD Lutim nantinya menjaga martabat partai. 

Khususnya menghargai perjuangan dan pengorbanan Almarhum Bupati Lutim terpilih Thorig Husler dan Ketua DPRD Lutim Amran Syam dalam memenangkan Golkar di Bumi Batara Guru. 

"Kita juga wajib menghargai upaya Ketua Umum Pak Airlangga Hartarto atas pembentukan Tim Advokasi Sengketa Pilkada yang kinerjanya terasa sehingga gugatan mereka di MK ditolak. Jadi ketua DPRD Lutim nanti wajib menghargai kerja keras Partai Golkar," jelasnya.

Sementara Wakil Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief menilai, Wakil Bupati Luwu Timur terpilih Budiman Hakim, harus menghargai perjuangan Golkar dalam memenangkan Pilkada Lutim.

"Partai Golkar, jika tidak berkoalisi sebenarnya tidak masalah. Karena kursinya cukup untuk mengusung. Lain halnya kalau kursi kita tidak cukup. Disitu baru terbuka wilayah kompromi. Jadi Pak Budiman harus menghargai hasil perjuangan keras Partai Golkar," jelasnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved