Breaking News:

Tribun Makassar

Kata FPK Soal Kisruh Petugas Keamanan dan Kakek Gimeng, Penjual Jalangkote Langganan SYL

Kata FPK Soal Kisruh Petugas Keamanan dan Kakek Gimeng, Penjual Jalangkote Langganan SYL

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
Screenshot video viral
Screenshot video seorang pria berseragam Dispora Makassar membentak pedagang kaki lima di dalam areal Lapangan Karebosi, Makassar, Sabtu (1262021) pagi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Forum Pemerhati Karebosi (FPK) menyangkan insiden keributan antara petugas keamanan (Dispora Kota Makassar) dengan penjual jalangkote, kakek Gimeng (69).

Ketua Forum Pemerhati Karebosi, Danu Sulaiman mengatakan insiden itu tidak seharusnya terjadi jika dibicarakan secara kekeluargaan.

"Terkait terjadinya kisruh antara penjual jalangkote karebosi dengan petugas keamanan Dispora, maka sangat disayangkan," kata Danu Sulaiman dalam keterangan tertulisnya ke tribun-timur.com, Senin (14/6/2021) malam.

"Analisa kami, seandainya pada saat penertiban berlangsung ada pejabat dari Dispora atau UPT yang mendampingi, hal tersebut tidak akan terjadi. Karena kurang perhatian, maka hal hal yang dianggap sepele itu terjadi," sambungnya.

Danu juga menyesalkan sikap arogan petugas kemanan lapangan Karebosi dari Dinas Pemuda dan Olaraga Makassar.

Harusnya kata dia, pendekatan persuasif yang harusnya dikedepankan saat hendak melakukan penertiban.

"Contoh mi saat kejadian berlangsung, sempat ada keluar  kata-kata yang kurang pantas dari mulut oleh oknum petugas keamanan dispora tersebut," tuturnya.

"Berdasarkan video yang kami lihat oknum petugas tersebut juga ikut menyebut nyebut beberapa nama, termasuk  nama pejabat dan mantan pejabat tinggi di kota Makassar," jelasnya.

Ia pun berharap, penertiban ke depan dapan berjalan baik dengan hadirnya pejabat dinas yang bertanggung jawab.

"Sekali lagi, ini kami sampaikan secara tegas, semua kegiatan penertiban kedepannya, ada pejabat dinas atau penanggung  jawab UPT yang mendampingi atau minimal petugas mengantongi surat tugas resmi, biar ada dasar pegangan mereka di lapangan," tambahnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved