Breaking News:

Tribun Enrekang

Mengeluh Nyeri Lutut, Dibawa ke RSUD Massenrempulu Enrekang Jadi Positif Covid

Pasien tersebut berjenis kelamin perempuan berasal dari Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/AZIS ALBAR
Suasana pengambilan Rapid Test di Posko Covid-19 Dinkes Enrekang beberapa waktu lalu. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Enrekang kembali bertambah satu kasus hari ini, Minggu (13/6/2021).

Tim Satgas Covid-19 Enrekang telah mengumumkan adanya penambahan satu kasus positif baru.

Menurut Kadis Kesehatan Enrekang, Sutrisno, satu kasus dinyatakan positif setelah dilakukan pengambilan Swab dan hasil RT-PCR-nya.

Pasien tersebut berjenis kelamin perempuan berasal dari Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang, berusia 74 tahun.

Pasien itu teregister sebagai pasien dengan nomor kasus ke-435 di Kabupaten Enrekang.

"Bertambah satu kasus asal Kecamatan Buntu Batu, pasien itu jenis kelamin perempuan berusia 74 tahun," kata Sutrisno, Minggu (13/6/2021).

Ia menjelaskan, pasien itu awalnya berobat ke Puskesmas Buntu Batu pada tanggal 2 Juni 2021.

Saat itu, keluhannya nyeri lutut dan udem pada kedua kaki oleh dokter dianjurkan ke Rumah Sakit.

Sehingga pada tanggal 04 Juni 2021, pasien datang berobat di RSUD Massenrempulu Enrekang dengan keluhan yang sama. 

Kemudian dilakukan pemeriksaan RDT antibody dengan hasil positif.

Alhasil, tanggal 04 Juni 2021 pasien disuruh pulang dan dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari.

Tapi tanggal 05 Juni 2021, pasien dilakukan pemeriksaan Swab RT-PCR oleh petugas PKM Buntu Batu lalu dikirim ke RSUD Massenrempulu dan dikirim ke Laboratorium Central RSUP Wahidin Sudirohusodo.

"Dan hasilnya telah keluar bahwa yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19," ujar Sutrisno.

Saat ini pasien tersebut tengah menjalani masa isolasi mandiri di rumahnya.

Adanya penambahan tersebut, maka total kasus Covid-19 di Kabupaten Enrekang saat ini sudah menyentuh angka 435 kasus.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved