Update Corona Luwu Timur
Kabar Buruk, Pasien Covid-19 di Luwu Timur Kini 17 Orang
Angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami peningkatan.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami peningkatan.
Penambahan pasien Covid-19 terjadi dalam kurun waktu beberapa hari terkahir ini.
"Saat ini jumlah pasien Covid-19 dalam perawatan 17 orang," Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Luwu Timur, Masdin, Sabtu (12/6/2021).
Berdasarkan angka akumulatif, total kasus positif 4.040 kasus, pasien sembuh 3.950 orang, meninggal 70 orang dan asimtomatik 3 orang.
Masdin mengatakan, penambahan kasus baru yang terbilang cukup banyak yaitu 16 kasus terjadi pada Kamis (10/6/2021).
Distribusi 16 kasus itu tersebar di Kecamatan Nuha 7, Kecamatan Towuti 6, Kecamatan Wasuponda 2, dan Kecamatan Malili 1 kasus.
Melihat angka kasus baru kembali bertambah signifikan, masyarakat diminta jangan kendor menerapkan protokol kesehatan.
"Meskipun masyarakat sudah suntik vaksin," katanya.
Kabupaten Luwu Timur pernah mendapat status zona hijau pada Mei 2021.
Zona hijau menyusul tidak ada penambahan kasus baru dan jumlah pasien Covid-19 sudah tidak ada.
Namun pada 4 Juni 2021, status zona hijau berubah menjadi kuning pasca ditemukannya penularan lokal pasien tertular Covid-19.
Status Luwu Timur zona kuning Covid-19 disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Pemerintahan Luwu Timur, dokter April pada pelatihan 68 tracer kemitraan di Aula Hotel I Lagaligo Kecamatan Malili, Jumat (4/6/2921).
Status zona kuning, artinya ada beberapa kasus Covid-19 dengan beberapa penularan lokal.
Pada zona ini, petugas berwenang mengidentifikasi kontak dari kasus yang dikonfirmasi dan melakukan pengujian, pemantauan maupun isolasi mandiri.
Sedangkan zona hijau artinya sebuah wilayah atau daerah sudah tidak ada kasus atau infeksi virus corona.
Aktivitas seperti biasa juga sudah bisa berjalan dengan normal.
Namun, pada wilayah zona hijau masyarakat tetap perlu untuk meningkatkan jarak sosial, cuci tangan, hingga pemakaian masker.