Breaking News:

Unhas

Berkunjung ke Sambas, Dekan FISIP Unhas Bahas Kolaborasi Pengembangan Perbatasan Negara

Dekan FISIP Unhas Prof Dr Armin Arsyad, berkunjung ke Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar)

Unhas
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Armin Arsyad, berkunjung ke Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Jumat (1162021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Armin Arsyad, berkunjung ke Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Jumat (11/6/2021).

Kunjungan tersebut dalam rangka kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di kabupaten yang berbatasan dengan Malaysia ini.

Turut serta dalam kunjungan ini, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan FISIP Unhas Dr. Hasrullah, dan dosen Hubungan Internasional FISIP Unhas Ishaq Rahman.

Dalam kunjungan ini, rombongan FISIP Unhas turut didampingi oleh Dekan FISIP Universitas Tanjungpura (Untan), Dr. Martoyo, Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP Untan Dr. Herlan, dan Sekretaris Prodi S2 Ilmu Politik Untan Dr. Elyta.

Rombongan mengadakan kunjungan ke Dinas Pariwisata Kabupaten Sambas dan Kantor Bupati Sambas. 

Di Dinas Pariwisata, rombongan mengadakan dialog terkait politik pengembangan pariwisata kawasan perbatasan.

Sementara dalam pertemuan dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Ir. H. Fery Madagaskar, Dekan FISIP Unhas berdialog tentang strategi pengembangan kawasan perbatasan.

"Pemerintah Daerah perlu menyiapkan master plan pengembangan kawasan perbatasan. Kami dari akademisi siap mendukung dengan telaah konseptual untuk memperkuat promosi kebijakan ke tingkat pusat," kata Prof Armin via rilis yang diterima tribun-timur.com.

Sekda Kabupaten Sambas menyambut hangat gagasan ini. 

Dirinya menjelaskan bahwa sejak tahun 2001 Pemkab Sambas telah mendorong pembangunan kawasan perbatasan Indonesia - Malaysia, namun masih memperoleh banyak dukungan.

"Dulu, akses ke perbatasan antar negara itu butuh waktu sampai sepuluh jam. Sekarang hanya dua jam, berkat kondisi infrastruktur jalan yang makin baik," kata Fery.

FISIP Untan dan FISIP Unhas rencana akan melakukan penandatanganan kerja sama berbagai bidang tridharma.

Termasuk kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat untuk mengembangkan kawasan perbatasan.

Rencana penandatanganan kerja sama akan berlangsung di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk pada Jumat (11/6/2021) sore ini. (*)

Penulis: Rudi Salam
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved